Enam Langkah Strategis Akselerasi Penguatan Industri Manufaktur Disepakati

Rabu, 04 September 2019 - 20:16 WIB
Enam Langkah Strategis...
Enam Langkah Strategis Akselerasi Penguatan Industri Manufaktur Disepakati
A A A
JAKARTA - Pemerintah, Pemda dan Bank Indonesia (BI) menyepakati enam langkah strategis untuk memperkuat kinerja industri manufaktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan, dan inklusif. Enam langkah strategis yang dimaksud, pertama yaitu meningkatkan efisiensi logistik melalui pembangunan infrastruktur seperti Pelabuhan Patimban dan pendukungnya.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo melanjutkan, untuk langkah kedua yakni peningkatan iklim investasi melalui sistem perizinan dengan mengimplementasikan Online Single Submission (OSS) versi 1.1. Ditambah serta yang ketiga adalah harmonisasi regulasi dan program kebijakan untuk meningkatkan produktivitas industri.

"Antara lain melalui penerbitan ketentuan pelaksanaan super deductible tax dan penerbitan penyempurnaan ketentuan pendukung Kendaraan Ramah Lingkungan," jelas Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Rapat Koordinasi Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia dalam pengembangan Industri Manufaktur di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Sambung dia menambahkan, langkah keempat adalah mendukung kelancaran sistem pembayaran melalui perluasan kerjasama Local Currency Settlement untuk perdagangan internasional dengan dua negara mitra perluasan kerjasama Local Currency Settlement untuk investasi (Malaysia, Thailand). Ditambah serta pengembangan sistem pembayaraan melalui perluasan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Lalu yang terakhir yakni mendorong pembiayaan melalui pembiayaan yang berwawasan lingkungan (green financing) melalui pelonggaran loan to value (LTV) dan uang muka. Serta pelebaran Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dan perluasan cakupan komponen sumber funding.

"Mendukung promosi perdagangan dan investasi industri manufaktur melalui fasilitasi negosiasi untuk menjadi pemasok brand global, percepatan ratifikasi Perjanjian Kemitraan Ekonom," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menperin: Industri Manufaktur...
Menperin: Industri Manufaktur tumbuh Positif 4,88 Persen
Kemenperin dan Bosch...
Kemenperin dan Bosch Tandai Pembangunan Fasilitas Manufaktur Baru di Bekasi
Kinerja Industri Manufaktur...
Kinerja Industri Manufaktur di Tahun 2024
PMI Manufaktur Ekspansif...
PMI Manufaktur Ekspansif Jadi Momentum Keluarkan Kebijakan Pro Industri
PPKM Lebih Longgar,...
PPKM Lebih Longgar, PMI Manufaktur September Naik ke Posisi 52,2
Industri Manufaktur...
Industri Manufaktur China Terkontraksi 5 Bulan Beruntun
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
22 menit yang lalu
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
36 menit yang lalu
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
57 menit yang lalu
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
1 jam yang lalu
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
11 jam yang lalu
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
11 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved