Perizinan Tak Klop Antara Pusat-Daerah Bikin Investor Asing Ogah ke Indonesia

Rabu, 04 September 2019 - 21:39 WIB
Perizinan Tak Klop Antara...
Perizinan Tak Klop Antara Pusat-Daerah Bikin Investor Asing Ogah ke Indonesia
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudhistira menilai faktor perizinan yang tidak klop antara pusat dan daerah menjadi salah satu penyebab kenapa investor asing enggan memilih menanamkan modalnya di Indonesia. Pasalnya terang dia beberapa negara ASEAN lainnya seperti Vietnam telah memberikan kemudahan perizinan lebih baik dari Indonesia

"Utamanya karena masalah perizinan dan daya saing. Di Vietnam, sistem perizinan investasi lebih terintegrasi antara pusat dan daerah. Sementara Indonesia antara pemerintah pusat dan daerah belum klop," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (4/9/2019).
(Baca Juga: 33 Perusahaan Lari dari China, Jokowi Keluhkan Indonesia Tak Jadi Pilihan )
Dia mencontohkan soal layanan perizinan untuk investasi terintegrasi atau Online Single Submission (OSS) Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan di tingkat daerah masih terhambat izin wilayah. Serta soal insentif fiskal lain yang masih sangat sulit menggairahkan investor asing.

"Vietnam enggak seperti di Indonesia, mereka punya insentif yang spesifik. Kalau di Indonesia pemerintah kasih banyak insentif tax holiday, tax allowances, tapi belum tentu investor tertarik. Ada juga investor di sektor tekstil misalnya lebih memilih insentif diskon tarif listrik di jam sibuk atau keringanan bea masuk untuk pengadaan mesin baru," jelasnya.
(Baca Juga: 33 Perusahaan Asal China Tak Pilih Indonesia, Menperin: Bukan Masalah Izin )
Lebih lanjut Bhima menerangkan, faktor lain yang jadi penghambat yakni soal biaya logistik mahal di Indonesia pada kisaran 22-24% terhadap PDB. Artinya seperempat biaya sebuah produk sudah habis untuk ongkir sendiri. "Infrastruktur industri masih tertinggal, belum proses bea cukai yang lama," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
RI Jadi Tujuan Investasi...
RI Jadi Tujuan Investasi Favorit, Menko Airlangga: Pemerintah Terus Dorong Kemudahan Berinvestasi
Investasi Asing Lebih...
Investasi Asing Lebih Pilih Malaysia, Singapura, dan Vietnam daripada Indonesia
Irwan Hamid Jamin Kemudahan...
Irwan Hamid Jamin Kemudahan Berinvestasi di Kabupaten Pinrang
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Kenali Dulu Produknya...
Kenali Dulu Produknya sebelum Berinvestasi
Negara yang Berinvestasi...
Negara yang Berinvestasi dengan Nilai Terbesar di Indonesia
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
4 jam yang lalu
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
5 jam yang lalu
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
5 jam yang lalu
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
5 jam yang lalu
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
6 jam yang lalu
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
6 jam yang lalu
Infografis
Indonesia di Puncak...
Indonesia di Puncak Klasemen, Lolos ke Piala Dunia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved