Pemerintah Pusat, Pemda dan BI Gelar Rakor Atasi Defisit Neraca Transaksi Berjalan

Rabu, 04 September 2019 - 22:54 WIB
Pemerintah Pusat, Pemda...
Pemerintah Pusat, Pemda dan BI Gelar Rakor Atasi Defisit Neraca Transaksi Berjalan
A A A
JAKARTA - Defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit/CAD) Indonesia terus membengkak. Pada kuartal II 2019, CAD menjadi USD8,4 miliar atau 3,04% dari Produk Domestik Bruto. Kuartal sebelumnya, CAD tercatat USD7 miliar atau setara 2,6% dari PDB.

Tidak ingin terus membengkak, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengadakan kumpul bareng untuk membenahi defisit neraca transaksi berjalan.

Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia menggelar rapat koordinasi (rakor), terkait pengembangan industri manufaktur untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif di Gedung Bank Indonesia, Rabu (4/9/2019).

Darmin menerangkan rakor ini untuk menjawab permasalahan defisit neraca transaksi berjalan. Karena itu, diperlukan untuk saling duduk bersama, melakukan sinergi dan sinkronisasi agar bisa mengatasi defisit neraca transaksi berjalan.

"Selain itu, kita bisa mendapat feedback dari pemerintah daerah di Indonesia. Dan ada banyak hal yang kita tidak tahu detailnya di daerah tersebut," ujar Darmin.

Maka itu, lanjut dia, permasalahan yang ada di lapangan harus bisa diselesaikan bergotong-royong. "Kalau sudah bersama Pemda, ada banyak hal yang kita bisa siapkan untuk penyempurnaan antara pusat dan di daerah," sambung Darmin.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, mengatakan rakor manufaktor ini merupakan forum bagus sekali, karena ada fedback dari pemerintah pusat, daerah dan Bank Indonesia. Dimana permasalahan investasi dan ekspor yang menjadi keluhan bisa disinkronisasi.

"Dan kemudahan perizinan investasi sesuai perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), kita bicarakan bersama. Peraturan-peraturan yang menghambat akan kita permudah untuk menangkap peluang," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Indonesia Optimis...
Bank Indonesia Optimis Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 2%
Ini Faktor Bikin Defisit...
Ini Faktor Bikin Defisit Transaksi Berjalan 1,4% dari PDB
Impor Turun, Defisit...
Impor Turun, Defisit Transaksi Berjalan Kuartal I/2020 di Bawah 1,5%
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Tembus USD2,2 M di Kuartal I-2024
BI Proyeksi Defisit...
BI Proyeksi Defisit Transaksi Berjalan 2020 Capai 1,5%
BI: Neraca Pembayaran...
BI: Neraca Pembayaran RI Minus 0,4 Miliar Dolar AS
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
6 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
7 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved