Menko Darmin Sebut Kebijakan B30 Bakal Diterapkan pada 2020

Jum'at, 06 September 2019 - 14:24 WIB
Menko Darmin Sebut Kebijakan...
Menko Darmin Sebut Kebijakan B30 Bakal Diterapkan pada 2020
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana menerapkan kebijakan penggunaan bauran minyak sawit dalam solar sebesar 30% (Biodiesel 30/B30) pada tahun depan. Hal ini sebagai kelanjutan dari program B20 yang dinilai berhasil menekan impor solar.

Program B20 (campuran minyak sawit dalam solar sebesar 20%) telah dimulai sejak 2016, yang bertujuan menekan impor minyak dan gas (migas) dan defisit transaksi perdagangan.

Kebijakan ini kemudian diperluas cakupannya ke sektor non subsidi PSO (public service obligation) seperti sektor pertambangan, kelistrikan, transportasi laut, dan perkeretaapian pada September 2018.

Langkah ini kemudian terbukti berhasil menurunkan impor solar secara signifikan. Implementasinya pun telah mencapai rata-rata 97,5% pada tahun ini.

Berkaca dari keberhasilan program B20, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah akan menerapkan kebijakan Mandatori B30.

Kebijakan perluasan pemanfaatan sawit sebagai bahan bakar ini diyakini bakal memberi dampak yang lebih luas, tidak hanya terhadap perekonomian nasional tetapi juga untuk perbaikan kesejahteraan para petani sawit.

“Laporan dari Kementerian ESDM, dari hasil uji jalan B30 adalah tidak ditemukannya hasil perbedaan yang signifikan dari kebijakan yang telah berjalan, sehingga mulai Januari tahun depan pemerintah bersiap akan menjalankan kebijakan B30,” kata Darmin di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Dia menambahkan, pemerintah sudah merencanakan tahapan selanjutnya, bilamana green biofuel sudah dapat diproduksi, maka green diesel akan diolah sebagai bahan bakar nabati. Misalnya Produksi B50, yang merupakan campuran B30 dan D20.

"Dengan demikian lambat laun kita dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM sekaligus mengantarkan kelapa sawit berjaya sebagai komoditas primadona Indonesia di pasar global," jelasnya.

Saat ini, Pusat Rekasaya Katalisis Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama dengan Pertamina Research and Technology Centre (RTC) pun telah mengembangkan katalis khusus yang akan menjadi pendorong diproduksinya green fuel berbasis minyak sawit.

Katalis bernama BIPN ini dapat memproduksi bahan bakar beroktan 90-120, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhannya. Katalis sendiri adalah salah satu komponen penting dalam proses pengolahan minyak bumi, dan selama ini masih banyak tergantung dari impor.

Hasil pengembangan katalis di Laboratorium ITB ini tentunya juga bisa diarahkan sebagai substitusi impor yang akan menghemat devisa negara.

Darmin berharap, ITB dapat mengembangkan katalis khusus secara komersial yang akan menjadi pendorong diproduksinya green fuel berbasis CPO.

“Tentunya ITB dapat bekerjasama dengan dunia Usaha seperti PT Pertamina (Persero), sehingga hasil penelitian berupa katalis dapat diimplementasikan di kilang PT Pertamina,” imbuhnya.

Dia pun menghimbau agar kementerian terkait, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS), PT Pertamina (Persero) serta BUMN lainnya agar senantiasa memberi dukungan penuh terhadap penelitian dan pengembangan Bahan Bakar Nabati, seperti yang telah dilakukan ITB bersama Pertamina RTC.

"Dengan demikian industri biohidrokarbon nasional guna mendukung ketahanan energi pun dapat diwujudkan. Sebagai langkah awal, sudah ada komitmen dari 10 perusahaan sawit untuk membangun green refinery yang akan memproduksi green biofuel," katanya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Shell Indonesia Dukung...
Shell Indonesia Dukung Implementasi Biodiesel B30
Program B30 Diklaim...
Program B30 Diklaim Menghemat Devisa Rp66,54 Triliun di 2021
Penyaluran Biodiesel...
Penyaluran Biodiesel Capai 4,3 Juta Kiloliter di Semester I/2021
Bantu Petani Sawit,...
Bantu Petani Sawit, Program B30 Dinilai Layak Dilanjutkan
Realisasi Serapan Biodiesel...
Realisasi Serapan Biodiesel Nasional Semester 1 Capai 4,36 Juta kL
BBM Ramah Lingkungan,...
BBM Ramah Lingkungan, B30 Energi Alami untuk Indonesia
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
15 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
15 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
29 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
35 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
52 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
58 menit yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved