Ekonomi Global Bergejolak, Mandiri Berharap Lanjutan Kelonggaran Moneter

Senin, 09 September 2019 - 14:58 WIB
Ekonomi Global Bergejolak,...
Ekonomi Global Bergejolak, Mandiri Berharap Lanjutan Kelonggaran Moneter
A A A
JAKARTA - Direktur Keuangan PT. Bank Mandiri Tbk Panji Irawan berharap, kebijakan moneter ke depan akan lebih longgar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah perlambatan global. Terlebih menurutnya stabilitas perekonomian nasional terjaga, dengan melihat laju rupiah dan inflasi hingga pertengahan tahun ini.

"Pelonggaran kebijakan moneter ini sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, di tengah kecenderungan perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan peningkatan ketidakpastian yang bisa menekan pertumbuhan ekonomi nasional," jelas Panji di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Lebih lanjut terang dia, keseimbangan ekonomi internal yang masih terjaga membuatnya optimistis. Mengingat tekanan eksternal diyakini bakal meningkat, saat proyeksi ekonomi global dari beberapa lembaga internasional menyatakan bakal lebih rendah dibandingkan 2018, lalu.

"Kami juga memandang keseimbangan ekonomi internal yaitu inflasi, dan keseimbangan ekonomi eksternal yaitu kurs Rupiah masih terjaga. Tingkat harga-harga umum atau inflasi masih terkendali," paparnya.

Sementara terkait dengan pergerakan kurs rupiah, Ia merinci pada kuartal pertama dan kedua tahun 2019 masih terkendali dengan nilai tukar rupiah berada pada kisaran level Rp14.200 per dolar AS. Hal ini seiring aliran modal asing yang masuk ke pasar obligasi dan pasar saham masing–masing sebesar Rp116 triliun dan Rp59 triliun.

"Sampai akhir Agustus 2019, telah mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah. Kami masih optimis stabilitas ekonomi internal dan eksternal ke depan masih akan terjaga," tegas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Paradoks Fleksibilitas...
Paradoks Fleksibilitas dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia...
Gubernur Bank Indonesia Ungkap Arah Kebijakan Moneter di 2023
Inersia Moneter: Perilaku...
Inersia Moneter: Perilaku dan Psikologi di Balik Kebijakan Bank Sentral
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
BI Prediksi Inflasi...
BI Prediksi Inflasi Masih Tinggi Capai 5,9% hingga Akhir Tahun
Pulihkan Ekonomi, Kebijakan...
Pulihkan Ekonomi, Kebijakan Moneter Dibikin Longgar
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved