Ides Cafe, Cara Menteri Rini Dorong Ekonomi Desa

Selasa, 10 September 2019 - 15:12 WIB
Ides Cafe, Cara Menteri...
Ides Cafe, Cara Menteri Rini Dorong Ekonomi Desa
A A A
BALI - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meresmikan pengoperasian Internet Desa, Ides Cafe di Desa Sidayu Tojan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali. Ides Cafe merupakan program internet rakyat yang diinisiasi oleh ICON+ anak perusahaan PT PLN (Persero).

Dengan adanya Ides Cafe, diharapkan masyarakat dan pemerintah di desa-desa akan dapat memanfaatkan koneksi internet secara gratis sesuai dengan slogan resmi Ides Cafe, yakni Connecting To Unconnected People. Program ini merupakan bentuk dukungan PLN melalui ICON+ sebagai bagian dari BUMN untuk mengembangkan Desa Berlistrik dan Berinternet.

Menteri Rini mengungkapkan, keberadaan Ides Cafe ini adalah wujud nyata BUMN Hadir untuk Negeri. Saat ini kebutuhan masyarakat akan informasi menjadi hal utama untuk lebih melek teknologi dan informasi, dalam rangka mendukung SDM Unggul dan berdaya saing tinggi.

"Semangat pembangunan Ides Cafe untuk menghadirkan konektivitas kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Diharapkan, masyarakat desa dan komoditas lokal, terutama di desa-desa yang belum mendapatkan akses internet ini akan semakin memiliki daya saing dalam menghadapi persaingan global, serta mampu mewujudkan konsep Nawacita di bidang ekonomi dengan mengadopsi teknologi informasi,” ujar Menteri Rini di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Dengan sambungan internet ini, Menteri Rini berharap rakyat Desa Klungkung bisa lebih sejahtera dan mampu bersaing dengan kota-kota besar. Hal ini sesuai dengan visi Presiden Joko Widodo bahwa BUMN harus membangun masyarakat dari pinggir Indonesia.

“Dengan sambungan internet ini, bisa mengakses pasar guna membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya di Klungkung dan Bali. Saya minta namanya diganti yang lebih kearifan lokal yaitu Warung atau Kedai. Jangan pakai Cafe. Kehadiran ides ini mendukung ekonomi digital di tanah air,” kata Rini.

Direktur Utama ICON+ Hikmat Dradjat menerangkan, ada tiga tujuan utama dari keberadaan ICON+. Pertama ialah peningkatan pendidikan masyarakat melalui kemudahan akses informasi dan distance learning. Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan menciptakan komunitas digital di pedesaan. Dan ketiga ialah solusi digital village yang menyinergikan pelayanan pemerintah desa dengan masyarakat melalui teknologi informasi dan komunikasi.

Dalam pengelolaan dan pengoperasiannya, Ides Cafe melibatkan secara langsung pemerintah daerah atau desa, komunitas-komunitas masyarakat desa seperti komunitas petani, nelayan, pengrajin, pedagang, BUMDES, dan pelaku UMKM lainnya, serta Kementerian BUMN dan kementerian lain yang terkait selaku pembina atau pengarah.

Dengan Ides Cafe juga diharapkan bisa membantu meningkatkan sektor ekonomi di pedesaan dan dapat semakin meluaskan jaringan pemasaran mereka. Sampai saat ini, ICON+ telah membangun Ides Cafe 3.170 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. ICON+ menargetkan ke depannya akan ada lebih dari 15.000 Ides Cafe di seluruh Indonesia.

Dalam pengimplementasiannya, Ides Cafe memiliki tiga tahap utama. Tahap pertama ialah terkait dengan kesiapan infrastruktur dan konektivitas sebagai fondasi digitalisasi. Dalam tahap ini, ICON+ membangun infrastruktur dasar yang diperkuat jaringan fiberoptic.

Tahap kedua ialah digitalisasi, yakni membangun value-added services yang mencakup seluruh aspek seperti digitalisasi desa online, portal desa, e-learning, cashless transaction, e-commerce. Dan tahap ketiga ialah terciptanya Digital Village. Dengan tercapainya tahap ketiga, diharapkan desa-desa terutama di wilayah 3T dapat lebih mandiri dan menumbuhkan semangat Nawacita dan berwirausaha.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian BUMN Perluas...
Kementerian BUMN Perluas Vaksinasi untuk Lansia
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
Kementerian BUMN Perkenalkan...
Kementerian BUMN Perkenalkan Komunitas Srikandi BUMN
Kontribusi BUMN ke Negara...
Kontribusi BUMN ke Negara Ditargetkan Capai Rp 15.602 Triliun
Tidak Efektif secara...
Tidak Efektif secara Bisnis, 8 BUMN Ini Akan Ditutup
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap 3 BUMN Pemilik Utang Paling Besar
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
18 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved