Sri Mulyani Sebut Enam Langkah Indonesia Menjadi Negara Maju

Kamis, 12 September 2019 - 17:14 WIB
Sri Mulyani Sebut Enam...
Sri Mulyani Sebut Enam Langkah Indonesia Menjadi Negara Maju
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengingatkan bahwa gejolak ekonomi global bisa menekan perekonomian Indonesia. Namun pemerintah sudah menyiapkan enam strategi dalam menghadapi gejolak perekonomian global.

Ibarat sebuah papan catur, butuh enam langkah bagi pion untuk mencapai tujuan. Demikian dengan Indonesia yang bercita-cita menjadi lima besar negara ekonomi dunia, dengan pendapatan per kapita USD23.199 dan usia produktif mencapai 47% dari jumlah penduduk.

Adapun keenam langkah ini adalah pertama, pembangunan infrastruktur untuk mendukung mobilitas dan mendukung pembangunan. Kedua, penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan, riset, kesehatan dan perlindungan sosial,

Ketiga, penyediaan teknologi melalui inovasi untuk menjawab tantangan industri, terutama di era industri 4.0. Keempat, perbaikan birokrasi pemerintah dengan merevisi beberapa aturan yang menyulitkan investasi.

"Ini yang harus kita perbaiki, yaitu merevisi undang-undang yang memberatkan investasi," terang Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Kelima adalah pengelolaan tata ruang wilayah yang baik dan didukung oleh sistem yang integratif. Keenam, tata kelola sumber daya ekonomi dan keuangan melalui APBN yang sehat.

Namun, kata Sri Mulyani, upaya memperbaiki ekonomi tersebut bukan hal mudah dan sekejap. Dia pun meminta masyarakat tidak berharap ada "Satria Piningit" yang mampu menyelesaikan persoalan ekonomi bangsa dengan sekejap.

"Jangan berharap ada Satria Piningit yang bisa menyelsaikan seluruh permasalahan (ekonomi). Jangan harap ada Satria Piningit, itu cuma ada di Disneyland," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Revisi Proyeksi...
Menkeu Revisi Proyeksi Ekonomi Indonesia 2020 Tumbuh Negatif 2,2-1,7 Persen
Chatib Basri Apresiasi...
Chatib Basri Apresiasi Kejelasan Tim Prabowo dan Sri Mulyani Soal Komitmen Defisit Fiskal di Bawah 3%
Hitung-hitungan Sri...
Hitung-hitungan Sri Mulyani: Ekonomi RI 2020 Minus 1,7%
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Dipangkas, Menkeu: Lebih Baik dari Malaysia
Ekonomi RI Lebih Baik...
Ekonomi RI Lebih Baik dari G20, Sri Mulyani: Jangan Merasa Krisis Sudah Lewat
Sri Mulyani Ungkap 6...
Sri Mulyani Ungkap 6 Alasan Pembentukan Holding Ultra Mikro
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
27 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
30 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved