Gara-gara Mobil Listrik, Perang Dagang UE dan China Masih Jauh dari Damai
Rabu, 27 November 2024 - 10:27 WIB
loading...
Pejabat Uni Eropa dan China sedang membahas alternatif untuk tarif Eropa terhadap kendaraan listrik (EV) asal China, termasuk harga minimum di mana mobil semacam itu dapat dijual di Eropa. Foto/Dok
A
A
A
BRUSSELS - Pejabat Uni Eropa dan China sedang membahas alternatif untuk tarif Eropa terhadap kendaraan listrik (EV) asal China , termasuk harga minimum di mana mobil semacam itu dapat dijual di Eropa. Akan tetapi pejabat Eropa mengatakan, belum ada solusi tentang perang dagang , lantaran belum terjadi kesepakatan.
Meski begitu Ketua Komite Perdagangan Parlemen Eropa, Bernd Lange mengatakan bahwa kesepakatan antara 27 negara Uni Eropa dan China untuk mengganti tarif dengan sesuatu, diyakini semakin dekat.
Baca Juga: Uni Eropa Menampar Mobil Listrik China dengan Tarif Tambahan hingga 35,3%
Akan tetapi pejabat Uni Eropa yang meminta untuk tidak disebutkan namanya seperti dilansir Reuters, menerangkan bahwa karena sensitivitas pembicaraan dengan Beijing, belum ada kesepakatan. Sementara itu dipastikan pembicaraan bakal terus lanjut, meski ada batu sandungan.
Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah menetapkan harga minimum pada mobil listrik yang diimpor dari China, untuk menaikkan harganya. Hal itu setelah penyelidikan panjang UE secara artifisial karena subsidi negara China.
Meski begitu Ketua Komite Perdagangan Parlemen Eropa, Bernd Lange mengatakan bahwa kesepakatan antara 27 negara Uni Eropa dan China untuk mengganti tarif dengan sesuatu, diyakini semakin dekat.
Baca Juga: Uni Eropa Menampar Mobil Listrik China dengan Tarif Tambahan hingga 35,3%
Akan tetapi pejabat Uni Eropa yang meminta untuk tidak disebutkan namanya seperti dilansir Reuters, menerangkan bahwa karena sensitivitas pembicaraan dengan Beijing, belum ada kesepakatan. Sementara itu dipastikan pembicaraan bakal terus lanjut, meski ada batu sandungan.
Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah menetapkan harga minimum pada mobil listrik yang diimpor dari China, untuk menaikkan harganya. Hal itu setelah penyelidikan panjang UE secara artifisial karena subsidi negara China.
Lihat Juga :