Calon Anggota BPK Didominasi Anggota Parpol, Ekonom Sebut Negara Bakal Repot

Senin, 16 September 2019 - 11:37 WIB
Calon Anggota BPK Didominasi...
Calon Anggota BPK Didominasi Anggota Parpol, Ekonom Sebut Negara Bakal Repot
A A A
JAKARTA - Proses pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mayoritas didominasi oleh anggota partai politik, menurut Ekonom Indef Bhima Yudisthira bakal merepotkan negara. BPK sendiri idealnya diisi oleh orang-orang yang tidak hanya memiliki kredibilitas dan profesional, tapi juga idependen.

Hal ini seiring dengan tugas dan tanggung jawabnya dalam mengaudit laporan keuangan di beberapa Kementerian dan Lembaga (K/L). Namun sayangnya, calon anggota BPK banyak diisi oleh anggota dari partai politik bukan dari profesional.

Ekonom Indef Bhima Yudisthira mengatakan, kondisi ini membuat audit laporan keuangan bakal banyak dipengaruhi oleh intervensi dari partai politik. "Repot kalau anggota BPK terafiliasi dengan parpol karena bisa menganggu independensi. Jika ada kasus yang berpotensi timbulkan conflict of interest dikhawatirkan inrtervensi politis bisa terjadi," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Dia menambahkan, padahal tugas BPK tidak mudah karena harus mengaudit lembaga pemerintah pusat, Pemda dan Badan Usaha Milik Negera (BUMN). "Sebagai lembaga audit keuangan negara, idealnya BPK diisi oleh profesional," tandasnya.

Sebelumnya Komisi XI DPR RI telah melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 32 calon. Untuk proses selanjutnya, dari 32 nama tersebut akan diseleksi. Kemudian nantinya dipilih lima nama yang akan menjadi anggota BPK.

Berikut 32 nama calon anggota BPK yang telah menjalani fit and proper test:
1. Nurhayati Ali Assegaf
2. Bambang Pamungkas
3. Riza Suarga
4. Eddy Suratman
5. Izhari Mawardi
6. Achsanul Qosasi
7. Jimmy M Rifai Gani
8. Raja Sirait
9. Heru Muara Sidik
10. Muhammad Yusuf Ateh
11. Pius Lustrilanang
12. Ahmadi Noor Supit
13. Syafri Adnan Baharuddin
14. Fontian Munzil
15. Saiful Anwar Nasution
16. Dadang Suwarna
17. I Gede Kastawa
18. Hendra Susanto
19. Gunawan Adji
20. Muhammad Syarkawi Rauf
21. Daniel Lumban Tobing
22. Suharmanta
23. Akhmad Muqowam
24. Harry Azhar Aziz
25. Tito Sulistio
26. Indra Utama
27. Heru Kreshna Reza
28. Wilgo Zainar
29. Chandra Wijaya
30. Sahala Benny Pasaribu
31. Tjatur Sapto
32. Ruslan Abdul Gani
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
LHP BPK RI Atas Laporan...
LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemda Klungkung Diapresiasi
Wali Kota Palopo Serahkan...
Wali Kota Palopo Serahkan Laporan Keuangan ke BPK RI
Terbongkar 13 Masalah...
Terbongkar 13 Masalah dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat 2019
Hebat, Pemkab Pinrang...
Hebat, Pemkab Pinrang Raih Opini WTP Laporan Keuangan ke-10
Pemprov Banten Raih...
Pemprov Banten Raih Apresiasi Dari Kementerian Keuangan Atas Predikat WTP 2019
Berita Terkini
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
29 menit yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
39 menit yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
50 menit yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
1 jam yang lalu
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved