Kementan Dinilai Serius Terapkan Modernisasi Pertanian

Senin, 16 September 2019 - 22:12 WIB
Kementan Dinilai Serius...
Kementan Dinilai Serius Terapkan Modernisasi Pertanian
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) sejauh ini dinilai memiliki perhatian serius untuk menerapkan pemanfaatan kemajuan teknologi 4.0 pada tanggung jawab kinerjanya.

Hal itu dikemukakan pengamat pertanian Universitas Brawijaya, Imam Santoso. Menurut Imam, kecanggihan teknologi saat ini memang sudah waktunya juga diberdayakan untuk modernisasi pertanian.

"Penerapan teknologi pertanian oleh Kementan harus dimanfaatkan mulai dari proses hulu sampai hilir. Sehingga pertanian jadi modern dilakukan Kementan," ujar Imam.

Kemudian Imam mengungkapkan, dengan pola modernisasi pertanian yang memanfaatkan teknologi oleh Kementan, akan mendukung optimalisasi produksi berbasis akurasi data.

"Sebab teknologi itu kan akan bisa mengukur sejauh mana hasil sesuai observasi, (komoditas) apa yang dibutuhkan dan cara bertani secara efektif," ucap Imam.

Beberapa waktu lalu, Setelah mengunjungi Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, Presiden Jokowi terkesan dengan banyak alat mesin pertanian yang telah menjangkau daerah tersebut.

Mengutip laman situs resmi Sekretariat Kabinet, Presiden mengatakan dalam 5 tahun ini, Kementerian Pertanian sudah membagi yang namanya traktor, excavator, dan bulldozer untuk yang daerah-daerah yang memiliki lahan yang besar-besar.

"Saya juga kaget juga dalam satu kabupaten traktornya begitu banyaknya, excavator-nya begitu banyaknya, sehingga lahan besar bisa dikerjakan dengan mekanisasi peralatan-peralatan yang ada yang saya lihat itu bantuan dari Menteri Pertanian," ungkap Jokowi.

Secara khusus Presiden juga mengungkapkan perlunya sosialisasi untuk memodernisasi para petani, sehingga mereka tidak perlu lagi membakar hutan dan lahan untuk memulai membuka lahan.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Sarwo Edhy, menuturkan, pihaknya konsisten mengimplementasikan modernisasi pertanian kurun waktu lima tahun terakhir.

"Implementasi modernisasi pertanian tersebut untuk menunjang target produksi melalui tata cara tanam dan perhitungan hasil yang berbasis teknologi informasi," ujarnya, Senin (16/9/2019).

Selain itu, distribusi alat mesin pertanian (alsintan) juga gencar Kementan distribusikan sebab dianggap lebih efisien dalam waktu kerja hingga 80% dan hemat biaya mencapai 70%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Bengkel Alsintan...
Anggaran Bengkel Alsintan Rp738 Juta per Desa, Buat Apa Saja?
Ubah Mindset Petani...
Ubah Mindset Petani di Food Estate dengan Alsintan
Genjot Produktivitas...
Genjot Produktivitas Pertanian, Pemerintah Dukung Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian lewat KUR
DPR: Jaga Produktivitas,...
DPR: Jaga Produktivitas, Bengkel Alat Pertanian Harus Didukung
Kejari Cirebon Tahan...
Kejari Cirebon Tahan Dua ASN Terkait Korupsi Alsintan Kementan
Kejagung Periksa Tiga...
Kejagung Periksa Tiga Saksi dugaan Korupsi Alat Pertanian Kementan
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
4 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
5 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
5 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
5 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
6 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
6 jam yang lalu
Infografis
Keras! 5 Negara Ini...
Keras! 5 Negara Ini Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved