Gelar Business Matching, Japnas-YEND Indonesia Jajaki Pasar ASEAN

Kamis, 19 September 2019 - 06:38 WIB
Gelar Business Matching,...
Gelar Business Matching, Japnas-YEND Indonesia Jajaki Pasar ASEAN
A A A
JAKARTA - Bersama Young Enterpreneur Network Development (YEN-D), Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) akan menggelar Japnas-YEN D South East Asia Business Matching 2019 di JW Marriot Hotel, Jakarta pada 20-22 September.

Ajang tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama IMT GT (Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle) yang dikomandoi Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian. Pertemuan pertama dilaksanakan di Thailand pada Maret lalu.

Menurut Ketua Pelaksana Japnas-YEND SEA BM 2019, Masbukhin Pradana, acara ini bakal diikuti sedikitnya 400 pengusaha. "Ini terdiri dari300-an pengusaha Indonesia, 70 pengusaha YEND Thailand, 10 staf Kementrian Ekonomi Thailand yang dipimpin oleh Dirjen Perekonomian Kementerian perekonomian Thailand, pengusaha Malaysia, pengusaha Myanmar, serta undangan pengusaha asing yang melakukan kegiatan usaha di Indonesia," terangnya, Rabu (18/9/2019).

Ketua Umum PP Japnas, Bayu Priawan Djokosoetono, menambahkan Japnas-YEND SEA BM 2019 merupakan manifestasi dari positioning Japnas sebagai action group. "DNA Japnas adalah Action Group. Artinya kami lebih cenderung pada program-program pengayaan pasar, membangun sinergitas, kerja sama usaha, dan mapping pasar yang tentu saja program-program ini memberi manfaat bagi anggota kami," kata dia.

"Dengan membagi menjadi 16 sektor, ini kami harapkan dapat mewakili unit-unit usaha yang dapat bersinergi secara riil. Kami ingin dorong para untuk menjalin kerja sama B to B sehingga target kerja sama sebesar Rp1 triliun dapat tercapai," lanjut chairman Bluebird Group ini.

Sementara, Ketua Harian Japnas, Widiyanto Saputro, mengungkapkan bahwa Japnas-YEN D SEA BM merupakan upaya riil Japnas menjajaki pasar ASEAN. "Upaya membuka pasar yang lebih luas hasil kerjasama aktif Japnas dengan Kemenko Perekonomian di Area BIMP-EAGA (Brunei, Indonesia-Malaysia East Asean Growth Area), IMT-GT dan area Pasifik. Mendorong para pengusaha dalam negeri berjaringan dan berekspansi keluar," ucap Widiyanto.

Bahkan, business matching bukan kali ini saja dilaksanakan. Japnas juga telah melaksanakan business matching di berbagai provinsi secara periodik, mengidentifikasi produk-produk di daerah dan membuka akses keluar.

Pada saat yang sama, Presiden YEND Indonesia, Doni Teguh, berharap langkah ini sesuai dengan misi YEND "Friendship First, Business will Follow", yakni membuka jaringan persahabatan yang luas di antara negara-negara peserta yang nantinya dapat membantu perkembangan perekonomian regional, khususnya Indonesia.

Dan berikut ini 16 sektor pengelompokan peserta Japnas-YEND SEA BM 2019: Accessory, Jewelry, Cosmetics, Fashion & Apparel; Agriculture (Farming, Feeds, Livestock etc.); Automotive, Transportation & Logistics; Clothing and Garments; Tooling & Construction; Consumer Goods & Services; Education; Electric Goods, Gadgets & Home Appliances; Food & Beverage, Restaurant; Furniture; Marine Industry; Packaging; Pharmaceuticals & Biotechnology; Real estate; Technology & Digital Services; dan Energy & Mining.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Munassus, Jaringan...
Gelar Munassus, Jaringan Pengusaha Nasional Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Sinergi Bisnis Jadi...
Sinergi Bisnis Jadi Fokus Utama Jaringan Pengusaha Nasional
JAPNAS Jakarta Siap...
JAPNAS Jakarta Siap Tindaklanjuti Nota Kerjasama dengan Pengusaha Kalimantan Barat
Interkoneksi Jaringan...
Interkoneksi Jaringan ASEAN, Awal Mencapai Ketahanan Energi Terbarukan di Regional
ASEAN Women Entrepreneurs...
ASEAN Women Entrepreneurs Conference 2024: Mendorong Berkelanjutan, Inklusif dan Tangguh
Sosok Ali Hadji, Inspirator...
Sosok Ali Hadji, Inspirator Indonesia dalam Menggali Potensi Kewirausahaan ASEAN
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
50 menit yang lalu
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
2 jam yang lalu
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
4 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
4 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
5 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
6 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved