Rupiah Akhir Pekan Dibuka Lesu, Pounds Bangkit

Jum'at, 20 September 2019 - 10:39 WIB
Rupiah Akhir Pekan Dibuka...
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Lesu, Pounds Bangkit
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (20/9/2019) dibuka lesu untuk menjadi sinyal masih akan menghadapi tekanan sepanjang hari ini. Tren pelemahan kurs rupiah mengiringi kebangkitan Poundsterling, saat dolar melanjutkan tren kerugian terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka naik tipis menjadi Rp14.085/USD. Level tersebut memperlihatkan perbaikan rupiah setelah kemarin merosot di Rp14.099/USD.

Data Yahoo Finance justru menunjukkan penyusutan rupiah pada sesi pagi perdagangan ke posisi Rp14.095/USD dengan pergerakan harian Rp14.055 sampai dengan Rp14.095/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal keterpurukan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.058/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga jatuh ke level Rp14.090/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.060/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.069-Rp14.090/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi masih stagnan pada level Rp14.085/USD. Meski mendatar, rupiah cenderung masih tertekan bila melihat sesi perdagangan sebelumnya.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters hari ini, Dolar melanjutkan kerugian terhadap sebagian besar mata uang utama pada perdagangan Jumat. Hal ini ketika bank sentral di Swiss dan Inggris menahan diri untuk tidak mengikuti Federal Reserve alias Bank Sentral AS dalam urusan pemotongan suku bunga acuan.

Sementara risiko sedikit mereda menyusul pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Terlihat Poundsterling meningkat ke posisi tertinggi dalam dua bulan menjadi 1,2560 untuk berbalik melawan greenback setelah Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan, ada kemungkinan untuk bisa mencapai kesepakatan dengan Inggris yang meninggalkan Uni Eropa.

Dolar terpantau stabil saat berhadapan dengan Yen Jepang di posisi 108,00 usai sempat jatuh di dekat posisi tertinggi tujuh pekan. Namun USD sedikit lebih lemah terhadap Franc Swiss yakni 0,9921 per dolar dan terhadap Euro menjadi 1,1050 untuk cenderung flat terhadap mata uang utama.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
44 menit yang lalu
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
1 jam yang lalu
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
1 jam yang lalu
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
4 jam yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
5 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Akhir Perolehan...
Klasemen Akhir Perolehan Medali SEA Games 2025: Indonesia Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved