Soal Perlindungan Data, Indonesia Bisa Belajar dari India

Senin, 23 September 2019 - 14:28 WIB
Soal Perlindungan Data,...
Soal Perlindungan Data, Indonesia Bisa Belajar dari India
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan pentingnya pelindungan data bagi konsumen dalam menggunakan sistem teknologi keuangan atau financial technology (fintech).

Hal tersebut dilakukan agar data konsumen tidak disalahgunakan oleh penyelenggara fintech yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, perkembangan fintech yang saat ini telah meluas membuat maraknya fintech ilegal yang merugikan konsumen.

"Saat membangun data harus dilindungi dan harus ada persetujuan konsumen (bilamana akan digunakan oleh industri). Jadi, data identitas, tanggal lahir semua harus diminta dengan izin konsumen," ujar Perry saat acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (23/9/2019).

Terkait pengamanan data konsumen, Perry menyebut India sudah menerapkan sistem yang baik dalam melindungi data konsumen. Negeri Sungai Gangga ini memang terkenal dengan pengamanan data yang sangat baik.

"Data di satu sisi diserahkan ke swasta, kepemilikan dan penggunaannya. Tapi, ada sebagian data dibangun untuk publik dan untuk pemerintah pusat, seperti di India dan China," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan membangun kerangka hukum perlindungan data digital di Indonesia yang penting untuk disegerakan agar dapat melindungi masyarakat dari penyalahgunaan data dari pihak yang tidak bertanggungjawab.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, adanya kerangka hukum perlindungan data di Indonesia penting untuk dilakukan.

"Kalau ada UU soal kepentingan data, maka bisa melindungi masyarakat. Jadi, ini kita harus terapkan regulasinya," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fintech Diproyeksikan...
Fintech Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Ekonomi pada 2026
Fenomena Equity Crowdfunding...
Fenomena Equity Crowdfunding Meningkat, LandX Siapkan Beragam Strategi
Fintech Lending Tumbuh...
Fintech Lending Tumbuh Positif, Pelaku Industri Dorong Akses Pendanaan dan Literasi Keuangan
Siap Membawa Revolusi,...
Siap Membawa Revolusi, Fintech Lending Ini Raih Pendanaan Seri B USD80 Juta
Bank Digital Ini Jadi...
Bank Digital Ini Jadi Tempat Kerja yang Menyenangkan Karyawannya
Pertengahan Kuartal...
Pertengahan Kuartal III/2021, Fintech AsetKu Salurkan Dana Rp14 Triliun
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
28 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
57 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved