IFSE 2019, Amartha Dorong Akses Teknologi Keuangan Bagi Perempuan di Desa

Selasa, 24 September 2019 - 21:23 WIB
IFSE 2019, Amartha Dorong...
IFSE 2019, Amartha Dorong Akses Teknologi Keuangan Bagi Perempuan di Desa
A A A
JAKARTA - PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha, perusahaan fintech peer to peer lending terpercaya mendukung akses teknologi keuangan untuk pelaku usaha mikro perempuan di pedesaan. Pasalnya, teknologi keuangan berperan besar dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

“Sejak 2010, Amartha berperan aktif dalam menjangkau pelaku usaha mikro perempuan di pedesaan untuk mendapatkan akses layanan keuangan. Mereka adalah masyarakat pedesaan yang tidak hanya membutuhkan literasi keuangan tetapi juga teknologi,” kata Andi Taufan Garuda Putra selaku Pendiri dan CEO Amartha saat menjadi pembicara di “Fintech for Regional Development and Value Chain”, Indonesia Fintech Summit & Expo (IFE) 2019.

Dengan memanfaatkan kemudahan dari teknologi, Amartha dapat meningkatkan efisiensi operasional sehingga dapat menjangkau desa-desa terpencil dan memproses pengajuan pinjaman dengan lebih cepat. Kehadiran fintech p2p lending juga memberikan dampak yang sangat besar bagi Amartha.

"Kami dengan mudah dan aman mempertemukan pemberi dana di perkotaan dengan pengusaha mikro di pedesaan yang memerlukan modal untuk memulai atau mengembangkan usaha melalui website maupun aplikasi," jelasnya.

Saat ini, Amartha telah menjangkau lebih dari 4.100 desa di Indonesia serta menyalurkan pendanaan kepada lebih dari 280 ribu pelaku usaha mikro perempuan. Peningkatan jangkauan desa dan para peminjam dana usaha di Amartha tidak terlepas dari kepercayaan mereka terhadap perusahaan ini dalam melayani dan memberikan literasi keuangan.

“Setiap minggu sekali mereka berkumpul bersama petugas lapangan Amartha. Kami juga memberikan pelatihan bisnis dan keuangan terhadap mereka. Kami mengajak mereka untuk mengikuti kelompok yang terdiri dari 10 hingga 20 orang,” jelas Andi Taufan.

Soal teknologi, Amartha juga mengembangkan aplikasi khusus untuk para pelaku usaha mikro perempuan atau mitra usaha Amartha. Aplikasi ini dibuat semudah mungkin untuk para perempuan Tangguh agar mudah dalam menggunakannya. Pasalnya, kami ingin turut mengedukasi mereka mengenai literasi keuangan melalui teknologi.

Menurut survei Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Annual Member Survey Report 2018 lebih dari 70% pelaku fintech di Indonesia memberikan layanan kepada segmen masyarakat yang belum terjangkau (unbanked) dan kurang terjangkau (underbanked) oleh perbankan. Sementara itu, fintech yang paling sering digunakan konsumen adalah online lending sebesar 39,6% yang diikuti oleh pembayaran digital sebesar 26,4%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Bisnis Fintech...
Pelaku Bisnis Fintech P2P Lending Bagikan Tips agar Calon Borrower Tak Gagal Bayar
Salurkan Pembiayaan...
Salurkan Pembiayaan Rp 3,9 Triliun, Fintech P2P Lending Ini Menegaskan Posisinya
Tahun Penuh Tantangan...
Tahun Penuh Tantangan Bagi Fintech P2P, AFPI: Saatnya Bangkit
Investasi Fintech P2P...
Investasi Fintech P2P Lending Moncer saat Wabah Virus Corona
OJK Masih Berlakukan...
OJK Masih Berlakukan Moratorium Perizinan Fintech, Ini Alasannya
Sinergi Mendukung Kemitraan...
Sinergi Mendukung Kemitraan Fintech P2P di Kawasan ASEAN
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
29 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
1 jam yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
1 jam yang lalu
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
2 jam yang lalu
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
2 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
10 jam yang lalu
Infografis
50.000 Tentara Israel...
50.000 Tentara Israel Tak Mampu Rebut Satu Desa Pun di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved