BI Dorong Surat Berharga Komersial Jadi Sumber Pembiayaan Jangka Pendek

Rabu, 25 September 2019 - 18:26 WIB
BI Dorong Surat Berharga...
BI Dorong Surat Berharga Komersial Jadi Sumber Pembiayaan Jangka Pendek
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mendorong kehadiran Surat Berharga Komersial (SBK) sebagai alternatif sumber pembiayaan jangka pendek bagi korporasi. SBK merupakan instrumen pembiayaan dengan jangka waktu kurang dari satu tahun.

"Ini meningkatkan awareness pelaku pasar keuangan terhadap hadirnya instrumen jangka pendek SBK sekaligus menambah pemahaman pelaku pasar tehadap berbagai aspek terkait dengan penerbitan SBK," ujar Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Sambung dia menambahkan, SBK merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh korporasi nonbank berbentuk surat sanggup (promissory note) dan berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) tahun yang terdaftar di Bank Indonesia. "SBK menjadi salah satu instrumen pasar uang yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai alternatif pembiayaan oleh korporasi nonbank," jelasnya.

Guna mendorong penerbitan dan transaksi instrumen SBK, BI telah melakukan penyempurnaan ketentuan dalam upaya meningkatkan tata kelola penerbitan, mekanisme transaksi, penyelesaian transaksi, pencatatan dan penatausahaan instrumen. Ke depan, Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dan pelaku pasar, serta melakukan edukasi kepada potential issuer untuk mendorong pengembangan pasar SBK.

"BI juga berupaya meningkatkan tata kelola di pasar SBK melalui pengaturan SBK dalam bentuk scripless, pencatatan kepemilikan SBK pada lembaga penatausaha yang tersentralisasi (central custody) yaitu PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan pengaturan lembaga-lembaga pendukung yang terlibat dalam penerbitan SBK," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Banyak Beud! Uang Beredar...
Banyak Beud! Uang Beredar Tembus Rp6.900,0 Triliun
BI Beli Surat Berharga...
BI Beli Surat Berharga Syariah Negara Rp1,7 Triliun
Bank Sentral Siapkan...
Bank Sentral Siapkan Instrumen Investasi Berjangka Pendek
Pertama di Indonesia,...
Pertama di Indonesia, BNI Terbitkan AT-1 Bond
BRI Terbitkan Surat...
BRI Terbitkan Surat Berharga Komersial, Perkuat Likuiditas dan Dukung Pendalaman Pasar Keuangan Nasional
BI Pembeli Siaga, Bisa...
BI Pembeli Siaga, Bisa Beli SBN di Pasar Perdana hingga 2021
Berita Terkini
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
47 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
2 jam yang lalu
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
3 jam yang lalu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
4 jam yang lalu
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
14 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved