Utang Negara Berkembang Naik Jadi USD7,8 Triliun pada 2018

Rabu, 02 Oktober 2019 - 22:01 WIB
Utang Negara Berkembang...
Utang Negara Berkembang Naik Jadi USD7,8 Triliun pada 2018
A A A
JAKARTA - Total utang luar negeri (ULN) dari negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah naik 5,3% menjadi USD7,8 triliun pada tahun lalu, sementara arus utang bersih (net debt flows) dari kreditor eksternal turun 28% menjadi USD529 miliar. Demikian laporan Statistik Utang Internasional Bank Dunia 2020.

Meskipun rata-rata beban utang luar negeri dari negara berpenghasilan rendah dan menengah adalah moderat, beberapa negara telah berada pada lintasan utang yang memburuk sejak 2009, ungkap laporan tersebut.

Pangsa negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dengan rasio utang terhadap Pendapatan Nasional Bruto (Gross National Income/GNI) di bawah 30% telah menyusut menjadi 25%, turun dari 42% pada satu dekade silam. Di sisi lain, pangsa negara-negara dengan rasio utang terhadap ekspor yang tinggi telah meningkat.

“Untuk tumbuh lebih cepat, banyak negara berkembang membutuhkan lebih banyak investasi yang memenuhi tujuan pembangunan mereka,” kata Presiden Grup Bank Dunia David Malpass dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Rabu (2/10/2019).

“Transparansi utang harus mencakup semua bentuk komitmen pemerintah, baik eksplisit maupun implisit. Transparansi adalah bagian penting untuk menarik lebih banyak investasi dan membangun alokasi modal yang efisien, dan ini sangat penting dalam pekerjaan kita untuk meningkatkan hasil pembangunan," imbuhnya.

Lebih jauh, laporan Bank Dunia memaparkan bahwa peningkatan total utang didorong oleh lonjakan 15% di China yang dipicu minat investor terhadap aset dalam mata uang renminbi.

Diluar sepuluh negara pengutang terbesar (Argentina, Brasil, China, India, Indonesia, Meksiko, Rusia, Afrika Selatan, Thailand, dan Turki), total utang luar negeri naik 4%.

Sementara itu negara-negara Sub-Sahara kecuali Afrika Selatan menunjukan pembengkakan total utang sebesar rata-rata 8% pada tahun 2018, dan lebih dari separuh negara di kawasan itu memperlihatkan kondisi utang luar negeri yang berlipat ganda sejak 2009.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terungkap! Negara-Negara...
Terungkap! Negara-Negara Ini Punya Utang Paling Banyak ke Rusia
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
10 Negara dengan Utang...
10 Negara dengan Utang Terbanyak ke Bank Dunia, Indonesia Posisi Berapa?
Warning Krisis Utang...
Warning Krisis Utang Negara Berkembang! Bank Dunia Sebut Beban Makin Berat
Bank Dunia Wanti-wanti...
Bank Dunia Wanti-wanti Negara Berkembang Kehabisan Tenaga Dikejar Utang
5 Negara dengan Utang...
5 Negara dengan Utang Luar Negeri Terbesar di Dunia, Semuanya Negara Maju
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
8 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
9 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
9 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
9 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
10 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved