Dolar AS Tumbang, Rupiah Terbang ke Rp14.172

Kamis, 03 Oktober 2019 - 17:26 WIB
Dolar AS Tumbang, Rupiah...
Dolar AS Tumbang, Rupiah Terbang ke Rp14.172
A A A
JAKARTA - Kecemasan investor terhadap tanda-tanda perlambatan ekonomi Amerika Serikat telah membuat dolar AS alias USD tumbang. Ini menjadi keuntungan buat rupiah. Kamis (3/10/2019), rupiah di data Bloomberg, pulang untung 25 poin atau 0,17% ke level Rp14.172 per USD.

Rupiah dibuka melanjutkan penguatan seiring kekhawatiran ekonomi AS. Sesi pagi, rupiah bertenaga bertenaga 7 poin alias 0,05% ke level Rp14.190 per USD, berbanding Rabu lalu di Rp14.197 per USD. Kamis ini, rupiah bergerak di Rp14.170-Rp14.197 per USD.

Keceriaan rupiah juga terpantau di data Yahoo Finance pada Kamis petang ini. Mata uang kebanggaan kita perkasa 32 poin atau 0,22% ke posisi Rp14.170 per USD, berbanding Rabu kemarin di Rp14.202 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.165-Rp14.202.

Mengutip dari CNBC, greenback--sebutan dolar AS--tertekan setelah para ekonom Wall Street memperkirakan pertumbuhan tenaga kerja AS bulan September hanya 147.000 orang. Angka ini melambat sejak April 2019 lalu yang menembus lebih 200.000 orang.

"Pasar mulai melihat data ekonomi AS, dengan sedikit kekhawatiran. Hal ini ditambah dengan perlambatan manufaktur di tingkat global," kata Han Tan, analis pasar di FXTM Kuala Lumpur, Malaysia.

Kekhawatiran ini ditambah dengan rencana AS untuk memberi tambahan tarif atas barang-barang Eropa senilai USD7,5 miliar. Pemerintah Trump kesal karena Uni Eropa memberikan subsidi ilegal kepada Airbus, dalam persaingan bisnis pesawat melawan Boeing AS.

Rencana perang tarif ini menambah ketidakpastian ekonomi dan politik dunia. Sehingga indeks USD tertekan ke level 99, lebih rendah dari level tertinggi dua tahun yaitu 99,667 yang dicapai Selasa pekan ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Meski Dibayangi Tekanan...
Meski Dibayangi Tekanan Ekonomi Global, Rupiah Hari Ini Menguat
Rupiah Jatuh ke Titik...
Rupiah Jatuh ke Titik Terlemah, Tersandera Sentimen Global dan Domestik
Ekonomi Melambat, Rupiah...
Ekonomi Melambat, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah di Level Rp14.991
Rupiah Menguat ke Rp15.722/USD...
Rupiah Menguat ke Rp15.722/USD saat Dolar Amerika Tergelincir
Dibayangi Sentimen Global...
Dibayangi Sentimen Global dan Domestik, Rupiah Hari Ini Ditutup Stagnan
Mayoritas Mata Uang...
Mayoritas Mata Uang Asia Tertekan, Rupiah Terimbas Sentimen Global
Berita Terkini
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
9 menit yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
20 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
3 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved