Ekonomi Melambat, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah di Level Rp14.991
Selasa, 31 Januari 2023 - 16:30 WIB
loading...
Nilai tukar rupiah hari ini melemah 21 poin di level Rp 14.991 atas dolar Amerika Serikat. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah melemah 21 poin di level Rp 14.991 atas dolar Amerika Serikat (USD) dalam perdagangan sore ini. Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah ini dipicu oleh pertumbuhan ekonomi tahun 2023 masih melambat dibandingkan tahun 2022 yang diproyeksikan mencapai 3,4 persen.
"Pemerintah tengah berupaya untuk mendorong sejumlah sektor dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi ditahun 2023. Guna untuk menjaga permintaan domestic, berbagai indikator telah menunjukkan sinyal yang positif sehingga permintaan domestic akan terjaga," ujar Ibrahim dalam rilisnya, Selasa (31/1/2023).
Baca Juga: Rupiah Gagah Atas Dolar AS, Hari Ini Bertengger di Level Rp 14.887
Lebih lanjut, pemerintah terus mendorong daya beli masyarakat untuk menjaga inflasi di daerah. Di saat yang sama, pemerintah juga memonitor sektor transportasi dan komoditas pangan. "Selain itu, pemerintah mendorong belanja dalam negeri lewat konsumsi dan investasi. Dengan ini diharapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih tinggi dari sebelumnya," tandas Ibrahim.
Baca Juga: Rupiah Sore Ini Perkasa Lawan Dolar AS, Pelaku Pasar Sambut Revisi PP DHE
Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Rabu (1/2) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 14.970 - Rp 15.040.
"Pemerintah tengah berupaya untuk mendorong sejumlah sektor dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi ditahun 2023. Guna untuk menjaga permintaan domestic, berbagai indikator telah menunjukkan sinyal yang positif sehingga permintaan domestic akan terjaga," ujar Ibrahim dalam rilisnya, Selasa (31/1/2023).
Baca Juga: Rupiah Gagah Atas Dolar AS, Hari Ini Bertengger di Level Rp 14.887
Lebih lanjut, pemerintah terus mendorong daya beli masyarakat untuk menjaga inflasi di daerah. Di saat yang sama, pemerintah juga memonitor sektor transportasi dan komoditas pangan. "Selain itu, pemerintah mendorong belanja dalam negeri lewat konsumsi dan investasi. Dengan ini diharapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih tinggi dari sebelumnya," tandas Ibrahim.
Baca Juga: Rupiah Sore Ini Perkasa Lawan Dolar AS, Pelaku Pasar Sambut Revisi PP DHE
Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Rabu (1/2) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 14.970 - Rp 15.040.
(nng)
Lihat Juga :