Optimalkan Kartu Tani, Pemerintah Bakal Bentuk Tim Lintas Sektor

Selasa, 08 Oktober 2019 - 21:20 WIB
Optimalkan Kartu Tani,...
Optimalkan Kartu Tani, Pemerintah Bakal Bentuk Tim Lintas Sektor
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan membentuk tim lintas sektor untuk menggenjot program kartu tani. Tujuannya, untuk mengoptimalkan distribusi maupun pemanfaatan kartu tani.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan saat ini sekitar 5,5 juta kartu yang sudah dibagikan.

"Memang masih ada berbagai kendala yang menyebabkan pemanfaatan kartu ini belum optimal. Pertama, butuh waktu karena ada petani yang (lokasinya) jauh di puncak gunung, jauh dari kota. Ini perlu langkah serius untuk mencapai target," kata Sarwo Edhy, Selasa (8/10/2019).

Lokasi para petani yang jauh dari perkotaan ini, menurut Sarwo Edhy, membuat mereka kesulitan untuk mendapatkan akses sinyal atau internet. Padahal, internet menjadi salah satu sarana penting untuk melakukan transaksi menggunakan kartu tani.

"Selain itu, ada pula isu terkait kebiasaan petani yang memang tidak mudah diubah," tambah Sarwo Edhy.

Untuk itu, sebuah tim yang beranggotakan sejumlah kementerian seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, juga BUMN, serta perbankan di bawah bendera Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang turut andil dalam program kartu tani, akan dibentuk.

Tim ini, kata Sarwo Edhy, akan dikomandoi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai leading sector.

"Langkah awal yang akan dilakukan tim ini adalah mengidentifikasi masalah yang menjadi penyebab kurang optimalnya distribusi maupun pemanfaatan kartu tani di tiap tiap daerah. Selanjutnya, tim ini akan bergerak mencari solusi sehingga pemanfaatan kartu tani bisa segera dioptimalkan," jelasnya.

Sebagai langkah awal, optimasi distribusi dan pemanfaatan kartu tani akan dipusatkan di tiga daerah, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Hal ini lantaran daerah tersebut menjadi kontributor terbesar terhadap produksi padi nasional.

Untuk diketahui, kartu tani menjadi instrumen penting dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Ke depan, pemerintah berencana mewajibkan kartu tani bagi para penerima pupuk bersubsidi.

"Selain pupuk, kartu tani juga akan menjadi akses untuk mendapatkan bantuan benih, penyewaan alat dan mesin pertanian (alsintan), dan pendanaan berupa kredit usaha rakyat (KUR)," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laba Bank Himbara Melesat...
Laba Bank Himbara Melesat 78,06%, Erick Thohir Sebut Buah Transformasi
2021, Kartu Tani Ditargetkan...
2021, Kartu Tani Ditargetkan Berlangsung Efektif
Manfaat Kartu Tani Diperkenalkan...
Manfaat Kartu Tani Diperkenalkan ke Petani Tanah Laut
Kartu Tani Diterapkan...
Kartu Tani Diterapkan di 4 Daerah Per 1 September
Legislator di Daerah...
Legislator di Daerah Diharapkan Turut Dukung Program Pertanian
5.571 Kartu Tani Disebar...
5.571 Kartu Tani Disebar ke Petani Manuju dan Bontomarannu
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved