Neraca Dagang Diramal Balik Defisit, Sri Mulyani Salahkan Kondisi Global

Senin, 14 Oktober 2019 - 20:17 WIB
Neraca Dagang Diramal...
Neraca Dagang Diramal Balik Defisit, Sri Mulyani Salahkan Kondisi Global
A A A
JAKARTA - Neraca perdagangan pada September 2019 diprediksi akan kembali ke tren defisit, setelah pada bulan sebelumnya mengalami surplus. Menanggapi ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pelemahan neraca dagang yang defisit dikarenakan kondisi global yang tidak menentu

"Kita lihat dari sisi perkembangan ekonomi global masih diliputi ketidakpastian, dimana mempengaruhi ekspor dan impor kita," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Senin (14/10/2019).

Lebih lanjut Ia berharap, meredanya ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China setelah mencapai kesepakatan fase pertama setelah melalui pembicaraan tingkat tinggi dalam dua hari. "Saya berharap penurunan impor bisa kecil dengan harpaan saat ini keputusan interm dari Trump dan RRT jadi memberikan dampak positif," katanya.

Sebelumnya, Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan pada bulan September 2019, neraca perdagangan akan mengalami defisit sebesar USD49 juta, dibandingkan dengan bulan Agustus 2019 yang mencetak surplus USD85 juta. Faktor defisit perdagangan dikarenakan laju ekspor diperkirakan sekitar -5,8% yoy dan laju impor diperkirakan sekitar -3,5% yoy.

Laju ekspor secara bulanan terkontraksi lebih besar dibandingkan laju impor secara bulanan. Volume ekspor pun diperkirakan sedikit melambat dipengaruhi oleh perlambatan aktivitas manufaktur mitra dagang utama Indonesia seperti Uni Eropa, Jepang, Korea.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Rekor 43 Bulan...
Jaga Rekor 43 Bulan Beruntun, Neraca Dagang RI November 2023 Cetak Surplus USD4,62 Miliar
PPKM Darurat Tak Akan...
PPKM Darurat Tak Akan Menghentikan Laju Surplus Neraca Perdagangan
Hebat, Neraca Dagang...
Hebat, Neraca Dagang Indonesia Suplus 29 Bulan Beruntun hingga September
Impor Tinggi, Neraca...
Impor Tinggi, Neraca Dagang Diramal Masih Bisa Surplus Tipis
Neraca Dagang November...
Neraca Dagang November 2020 Diproyeksi Cetak Surplus USD3,11 Miliar
Neraca Dagang RI Surplus,...
Neraca Dagang RI Surplus, Menang Lawan AS tapi Keok Vs Korsel
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
6 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
7 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
7 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
8 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
8 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
8 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved