Pelaku Industri Asuransi Diingatkan Antisipasi Ancaman Siber

Kamis, 17 Oktober 2019 - 18:33 WIB
Pelaku Industri Asuransi...
Pelaku Industri Asuransi Diingatkan Antisipasi Ancaman Siber
A A A
JAKARTA - Semakin pesatnya pertumbuhan teknologi finansial (tekfin), khususnya industri asuransi di Indonesia, berbanding lurus dengan perkembangan potensi ancaman siber yang timbul. Untuk itu, Indonesia Re Institute hadir untuk mendampingi para pelaku industri asuransi mengantisipasi berbagai ancaman digital yang tak hanya akan merugikan korporasi, tapi juga konsumen.

Direktur Pengembangan, Manajemen Risiko dan Kepatuhan Indonesia Re Putri Eka Kusumawati Sjarief mengatakan, industri akan semakin mengandalkan big data dan Internet of Things. Tapi di sisi lain, potensi ancaman sibernya begitu besar.

"Lewat Indonesia Re Institute, kami ingin menjadi mitra industri untuk tak hanya menghadapi tantangan tersebut, tapi juga memanfaatkan semakin pesatnya perkembangan teknologi di industri asuransi," ujarnya di Jakarta.

Hadirnya Indonesia Re Institute dilatarbelakangi oleh semakin tingginya tuntutan pasar dan semakin ketatnya persaingan di industri asuransi nasional. Oleh karena itu, Indonesia Re, sebagai BUMN yang ditunjuk pemerintah menjadi Perusahaan Reasuransi Nasional (PRN) merasa bertanggung jawab untuk turut meningkatkan standar praktik asuransi.

Ditambah memperkuat tata kelola risiko pereasuransian, serta menjajaki peluang untuk mengembangkan produk asuransi yang lebih beragam dalam rangka memenuhi kebutuhan seluruh pemangku kepentingan industri asuransi.

Untuk semakin memperkuat kapabilitasnya, Indonesia Re Institute akan bekerjasama dengan sejumlah institusi akademik yang ternama di dalam dan luar negeri. "Kami akan bekerjasama dengan Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, SIGMA, dan lain-lain," tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tingkatkan Kenyamanan...
Tingkatkan Kenyamanan dalam Transaksi dan Interaksi Digital, Ini Peran ISACA Indonesia
Perkuat Kehadiran di...
Perkuat Kehadiran di Pasar InsurTech Kesehatan Indonesia
Wujud Nyata Memperkuat...
Wujud Nyata Memperkuat Layanan Transaksi Digital di Indonesia
Gandeng BSI, REI Sulsel...
Gandeng BSI, REI Sulsel Target Transaksi Rp100 Miliar Lewat Pameran Syariah
Makin Digemari, Transaksi...
Makin Digemari, Transaksi Digital Banking Tumbuh Positif
GoPay Tetap Memimpin...
GoPay Tetap Memimpin Pasar E-Money Indonesia
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
21 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
40 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved