Pengelolaan Perikanan Harus Ikuti Perubahan Zaman

Kamis, 17 Oktober 2019 - 23:32 WIB
Pengelolaan Perikanan...
Pengelolaan Perikanan Harus Ikuti Perubahan Zaman
A A A
JAKARTA - Kebijakan pengelolaan perikanan tangkap dinilai sudah seharusnya menyesuaikan dengan perubahan zaman, dalam hal ini era revolusi industri 4.0. Rektor IPB University Arif Satria mengungkapkan, pemerintah harus sudah mulai dalam mengambil pengelolaan perikanan kebijakannya berbasis agro maritim 4.0.

"Dalam kesempatan ini ada dua hal yang ingin saya sampaikan, yang pertama adalah pengelolaan perikanan di Indonesia harus berbasis kepada eco region atau WPP. Agar setiap WPP memiliki regulasi bersifat hak antara satu WPP dengan lainnya berbeda-beda. Seperti di pulau Jawa dan Selat Malaka, itu harus beda (karakteristik sumber daya, regulasi hingga peralatan pengaturannya juga)," jelas Arif Satria di Bogor, Kamis (17/10/2019)

Kemudian yang kedua, kata dia, pengelolaan perikanan di Indonesia harus berbasis konsep Agromaritim 4.0 sebagai platform pengelolaan kelautan perikanan masa depan.

"Karena pendekatan Agromaritim 4.0 ini menekankan pentingnya akurasi data, sehingga digitalisasi nelayan dan perikanan ini data-datanya bisa dimanfaatkan secara real time dan lebih akurat. Maka proses pengambilan keputusan akan lebih bagus dan lebih akurat juga," ujarnya.

Maka dari itu penerapan kebijakan berbasis teknologi Agromaritim 4.0 ini harus segera diterapkan di Indonesia. Sebab, hingga saat ini pemerintah belum punya kebijakan Agromaritim 4.0.

"Di Indonesia saat ini (Agromaritim 4.0) masih dalam tahap riset, kemudian untuk budidaya sudah mulai, untuk perikanan tangkap sebagian sudah memanfaatkannya, tapi hanya sebatas cuaca, belum pada tahap pemanfaatan data produksi perikanan tangkap. Hingga saat ini belum memiliki data real time berapa hasil produksi ikan per hari ini di Indonesia, kita tidak tahu. Maka dari itu perlu digitalisasi," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
9 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Paus Fransiskus, Pembawa...
Paus Fransiskus, Pembawa Perubahan dan Keterbukaan Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved