Indonesia dan Inggris Petakan Perdagangan dan Investasi Kedua Negara

Kamis, 17 Oktober 2019 - 20:57 WIB
Indonesia dan Inggris...
Indonesia dan Inggris Petakan Perdagangan dan Investasi Kedua Negara
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI Iman Pambagyo dan Komisioner Dagang Inggris untuk Asia Pasifik Natalie Black menandatangani Kerangka Acuan (Terms of Reference/TOR) Kajian Perdagangan (Trade Review) antara Indonesia-Inggris. Penandatanganan disaksikan Menteri Perdagangan (Mendag) RI Enggartiasto Lukita di sela-sela Trade Expo Indonesia 2019 di ICE BSD City.

“Pelaksanaan kajian ini bertujuan untuk memetakan hubungan perdagangan dan investasi antar kedua negara saat ini serta mengidentifikasi sektor-sektor utama dan potensial yang dapat ditingkatkan. Selain itu, kajian ini juga bertujuan untuk menyusun peta jalan yang berisi rekomendasi kebijakan di masa depan,” terang Mendag Enggar di Jakarta, Kamis (17/11/2019).

Dia mengatakan, kajian perdagangan akan dilakukan secara bersama oleh Kemendag RI dan Departemen Perdagangan Internasional Inggris dengan turut melibatkan para pemangku kepentingan, termasuk konsultasi intensif dan para pelaku usaha. Setelah penandatanganan ini, kedua negara telah menyepakati pertemuan pertama direncanakan dilakukan pada 9 Desember 2019 di London, Inggris.

“Penandatanganan Kerangka Acuan hari ini menandakan semakin kuatnya hubungan perdagangan dan investasi kedua negara. Kedua negara memandang penting hubungan bilateral antara Indonesia dan Inggris. Sebagai negara anggota G20, Indonesia dan Inggris berpeluang memperbarui dan meningkatkan hubungan ekonomi,” ujar Iman.

Kedua negara menargetkan penyelesaian laporan dan rekomendasi dalam jangka waktu 12 bulan setelah pertemuan tersebut. Laporan dan rekomendasi akan disampaikan kepada Menteri Perdagangan masing-masing negara.

Berdasarkan data BPS yang diolah Kemendag, total perdagangan Indonesia-Inggris pada tahun 2018 mencapai USD 2,7 miliar. Dari nilai tersebut, ekspor Indonesia tercatat USD1,5 miliar, sementara impor sebesar USD 1,2 miliar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Kemendag dan KBRI Canberra...
Kemendag dan KBRI Canberra Dorong Kerja Sama Perdagangan Bilateral
Indonesia dan Filipina...
Indonesia dan Filipina Perkuat Kerja Sama Perdagangan Digital
Sertifikasi Bikin Seret...
Sertifikasi Bikin Seret Ekspor, Kemendag Lakukan Lobi-lobi
Indonesia-Inggris Genjot...
Indonesia-Inggris Genjot Kerja Sama Perdagangan dan Investasi
Sukses di GSP, Wamendag...
Sukses di GSP, Wamendag Puji Kerja Sama Antar-Kementerian
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
6 jam yang lalu
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
7 jam yang lalu
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
7 jam yang lalu
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
8 jam yang lalu
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
8 jam yang lalu
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
8 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved