Pasokan Listrik Andal, PLN Sasar Industri Makro dan Mikro di Sultra

Kamis, 17 Oktober 2019 - 21:32 WIB
Pasokan Listrik Andal,...
Pasokan Listrik Andal, PLN Sasar Industri Makro dan Mikro di Sultra
A A A
KENDARI - Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini telah terinterkoneksi yang ditandai dengan tersambungnya ruas transmisi antara Malilili dan Lasusua pada 19 September 2019 lalu. Interkoneksi tersebut memungkinkan daya mampu yang dapat dievakuasi dari sistem Sulsel sebesar 400 MW ke Sultra membuka peluang investasi bisnis dari pelanggan industri di Sultra.

General Manager PLN PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) Ismail Deu menegaskan, saat ini PLN siap melayani kebutuhan listrik investor di Sulawesi Tenggara.

"Kami siap melayani investor kapanpun, dimanapun, dan berapapun dayanya. Interkoneksi ini memberi peluang kepada investor untuk berinvestasi tanpa khawatir akan pasokan energi listrik, sistem kami pun semakin andal karena adanya penurunan beban," tegas Ismail di Kendari, Kamis (17/10/2019).

Salah satu pelanggan industri makro PLN yaitu PT Ceria Nugraha Indotama, perusahaan tambang yang memiliki smelter nikel, telah menandatangani Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) layanan khusus Premium Platinum bersama UIW Sulselrabar dengan daya 350 MVA di awal bulan ini.

Selain sektor industri makro, PLN juga menyasar pelanggan industri mikro di Sulawesi Tenggara. Salah satunya konversi energi dari genset ke listrik daya 197 kVA oleh pengusaha penggilingan padi UD Sinar Swastika di Kabupaten Konawe. Dengan konversi tersebut pelanggan dapat menghemat biaya produksi sebesar 30-50% setelah beralih menggunakan listrik.

Ketut Swastika, pemilik dari usaha tersebut mengatakan, keuntungan yang didapatkan adalah hilangnya biaya untuk pembelian solar serta pemeliharaan material karena genset sudah di nonaktifkan.

"Dengan menjadi pelanggan PLN, kami banyak menghemat, biaya untuk pembelian solar sudah tidak diperlukan, banyak sekali kendala memakai genset, semenjak menjadi pelanggan PLN kami bisa menghemat banyak," kata Ketut.

PLN memproyeksikan pertumbuhan pelanggan besar di Sulawesi Tenggara pada tahun 2025 sebesar 710 MW. Sampai dengan saat ini di Provinsi Sulawesi Tenggara sudah ada empat pelanggan industri yang sudah menandatangani SPJBTL dengan keseluruhan total daya sebesar 634 MVA.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem Jaringan Interkoneksi...
Sistem Jaringan Interkoneksi Listrik Sulut-Gorontalo Pulih
PLN Siap Dorong Infrastruktur...
PLN Siap Dorong Infrastruktur Kelistrikan dan Roda Ekonomi di Sultra
Pembangunan Interkoneksi...
Pembangunan Interkoneksi Sistem Kelistrikan Sulbar-Sulteng Rampung
PLN dan Polda Sultra...
PLN dan Polda Sultra Teken Pedoman Kerja Teknis Amankan Aset Kelistrikan
PLN Siap Pasok Listrik...
PLN Siap Pasok Listrik 260 MVA ke Smelter Nikel di Sulsel dan Sultra
Recovery Bertahap Kunci...
Recovery Bertahap Kunci Pemulihan Blackout Sistem Interkoneksi di Sumatera
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved