Mata Uang Safe Haven Terangkat, Kurs Rupiah Membaik di Akhir Sesi

Jum'at, 18 Oktober 2019 - 17:40 WIB
Mata Uang Safe Haven...
Mata Uang Safe Haven Terangkat, Kurs Rupiah Membaik di Akhir Sesi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Jumat (18/10/2019) ditutup sedikit membaik dengan memanfaatkan tekenan terhadap mata uang Negeri Paman Sam. Lonjakan kurs rupiah mengiringi mata uang safe haven seperti Yen Jepang yang juga terangkat lebih tinggi.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merangkak naik ke level Rp14.142 per USD atau membaik apabila dibandingkan sesi sebelumnya Rp14.150/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.120 sampai dengan Rp14.168/USD .

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga bangkit menjadi Rp14.147/USD dari sesi penutupan Kamis, kemarin Rp14.155/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.139-Rp14.150/USD.

Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat menguat hingga menjadi Rp14.140/USD. Raihan tersebut merayap dari sebelumnya yang bertengger pada posisi Rp14.155/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau di posisi Rp14.140 per USD untuk kembali jatuh. Posisi ini memperlihatkan rupiah balik melawan usai kemarin Rp14.172/USD.

Di sisi lain mencerminkan sikap waspada investor, mata uang safe haven yakni Yen Jepang menguat dengan dolar AS jatuh 0,13% menjadi 108,51. Sementara euro tidak jauh berubah dengan bertengger di 1,1125 terhadap USD atau tidak berbeda jauh dari sebelumnya 1,1140 yang menjadi level tertinggi sejak 26 Agustus.

Dolar tetap lemah seiring tekanan dari data mengecewakan penjualan ritel minggu ini. ditambah semakin banyak harapan pemotongan suku bunga acuan berkontribusi terhadap penurunan USD. Poundsterling sedikit tertahan menjadi 1,2850 usai mencetak kinerja terbak dalam enam hari saat Inggris dan Uni Eropa sudah menyegel kesepakatan Brexit yang baru.

Indeks dolar AS seperti dilansir CNBC, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama lainnya terakhir bertengger pada level 97,614 atau meluncur dari posisi tertinggi dalam sesi sebelumnya di 98,113. Sementara Dolar Australia berpindah tangan di 0,6829 setelah menyentuh level rendah 0,6819 yang terlihat pada sesi sebelumnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Warga Jakarta Bisa Nikmati...
Warga Jakarta Bisa Nikmati Pembebasan PBB-P2 100%, Ini Kriterianya
8 jam yang lalu
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
9 jam yang lalu
Lombok Selatan Jadi...
Lombok Selatan Jadi Magnet Investasi Properti dan Hospitality
9 jam yang lalu
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
10 jam yang lalu
Setahun Riset, Shihlin...
Setahun Riset, Shihlin Bawa Jajanan Taiwan ke Lebih Banyak Konsumen
10 jam yang lalu
MNC Asset Salurkan Dana...
MNC Asset Salurkan Dana Pembersihan Reksa Dana Syariah ke Lazismu dan NUO
10 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved