Tiga Kriteria untuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

Minggu, 20 Oktober 2019 - 17:11 WIB
Tiga Kriteria untuk...
Tiga Kriteria untuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, resmi dilantik pada hari ini, Minggu (20/10/2019). Seiring pelantikan, khalayak menunggu susunan menteri dalam Kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Salah satunya siapa yang akan menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, untuk mengaransemen menteri ekonomi dalam menghadapi tantangan ketidakstabilan ekonomi global dan mencapai target pertumbuhan ekonomi di atas 5%.

Menko Perekonomian memiliki peran strategi dan harus mumpuni dalam bidang ekonomi. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan ada tiga kriteria utama yang harus dipenuhi Menko Perekonomian mendatang.

"Karena Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian membawahi dan mengatur kementerian strategis, maka kriteria pertama menurut saya yaitu sang calon menko harus memiliki pengalaman di birokrasi pemerintah. Karena nantinya beliau yang akan memimpin koordinasi antar pemimpin tersebut," ujar kepada SINDOnews di Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Kriteria selanjutnya, menurut Yusuf, sang calon harus memiliki pengalaman profesional yang linear di bidang perekonomian.

"Saya kira, justru kombinasi antara akademisi dan praktisi usaha lebih cocok untuk posisi tersebut. Setidaknya calon menko paham mengenai tantangan di dunia usaha," jelasnya.

Yusuf mengatakan bahwa latar belakang akademisi juga penting, agar kebijakan yang dikeluarkan nantinya perlu terus didukung berdasarkan riset yang kuat, atau biasa dikenal dengan evidence based policy.

"Terakhir, yang tidak kalah penting, sang calon harus memiliki kemampuan inovasi. Kriteria ini menjadi penting dalam kondisi perekonomian domestik yang membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global," tutur Yusuf.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
2 Tahun Jokowi - Maruf,...
2 Tahun Jokowi - Ma'ruf, Bambang Widjojanto Evaluasi Bidang Hukum
Wacana Reshuffle Mengemuka,...
Wacana Reshuffle Mengemuka, Kinerja Kementerian Dinilai Perlu Ditingkatkan
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
19 Jabatan Luhut Binsar...
19 Jabatan Luhut Binsar Pandjaitan selama Pemerintahan Jokowi
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Istana Klaim Kementerian...
Istana Klaim Kementerian Prabowo-Gibran Lebih Ramping Dibandingkan Era Jokowi
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
44 menit yang lalu
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
59 menit yang lalu
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
1 jam yang lalu
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
1 jam yang lalu
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
11 jam yang lalu
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
11 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved