Penurunan Suku Bunga Acuan BI Berpeluang Terus Berlanjut

Rabu, 23 Oktober 2019 - 17:09 WIB
Penurunan Suku Bunga...
Penurunan Suku Bunga Acuan BI Berpeluang Terus Berlanjut
A A A
JAKARTA - Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) alias BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) diproyeksikan berpeluang masih berlanjut. Terang Ekonom Bank Permata Josua Pardede, hal itu seiring pelonggaran makroprudensial yang bakal dilakukan oleh BI.

Menurutnya Bank Indonesia berpeluang untuk kembali memangkas suku bunga acuan BI-7RR sebesar 25bps menjadi 5,0% pada RDG bulan ini. Sebagai pertimbangan yang menjadi sentimen positif yakni terjaganya stabilitas perekonomian domestik yang tercermin dari laju inflasi terkendali serta stabilitas nilai tukar rupiah.

"Laju inflasi cenderung stabil di tengah ekspektasi yang cenderung terjangkar dalam target sasaran inflasi BI di kisaran 3,5±1% hingga akhir tahun ini. Selain itu, nilai tukar rupiah cenderung stabil dalam sebulan terakhir ini dimana volatilitas rupiah secara rata-rata menurun yang terindikasi dari one-month implied volatility yang menurun menjadi kurang dari 6% sejak pertengahan bulan ini," ujar Josua saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Dia mengatakan. rupiah secara rata-rata cenderung stabil di level Rp14.150 per USD sepanjang bulan Oktober ini. Terkendalinya laju inflasi serta kestabilan nilai tukar rupiah juga ditopang oleh ekspektasi penurunan defisit transaksi berjalan sejalan dengan membaiknya neraca perdagangan sepanjang kuartal III tahun ini.

"Perbaikan defisit transaksi berjalan tersebut didorong oleh penurunan laju impor yang lebih besar dibandingkan penurunan laju ekspor," jelasnya.

Sambung Josua menambahkan, dengan mempertimbangkan tingkat inflasi yang terkendali, stabilnya nilai tukar rupiah dan perbaikan defisit transaksi berjalan, maka ruang pelonggaran kebijakan moneter terbuka. Dan momentum pelonggaran kebijakan moneter dengan penurunan suku bunga acuan juga disaat bersamaan dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi domestik.

"Ini dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tren perlambatan ekonomi global yang dapat mempengaruhi perekonomian nasional. Diketahui tren perlambatan ekonomi global dapat mempengaruhi perekonomian nasional," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
BI Pangkas Suku Bunga...
BI Pangkas Suku Bunga Acuan 25 Bps ke Level 4,75 Persen
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
24 menit yang lalu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
1 jam yang lalu
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
2 jam yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
3 jam yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
3 jam yang lalu
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved