IHSG Sesi Pagi Menguat 18,19 Poin Iringi Lompatan Bursa Utama Asia

Kamis, 24 Oktober 2019 - 09:38 WIB
IHSG Sesi Pagi Menguat...
IHSG Sesi Pagi Menguat 18,19 Poin Iringi Lompatan Bursa Utama Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan menjelang akhir pekan, Kamis (24/10/2010) dibuka menguat mengiringi lompatan bursa utama Asia lainnya. Dalam sesi pembukaan, IHSG mendaki 18,19 poin atau 0,29% menjadi 6.276,00.

Sebelumnya pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup mengayun tinggi pada Rabu (23/10), dimana bursa saham Tanah Air pulang perkasa 32,31 poin atau 0,52% ke 6.257,81.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp153 miliar dengan 77 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp30,55 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp53,17 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp83,72 miliar. Tercatat 125 saham naik, 22 saham turun dan 154 saham stagnan.

Sementara saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp575 atau 1,12% ke Rp51.600, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) bertambah Rp175 atau 2,31% ke posisi Rp7.725 dan saham PT Astra International Tbk. (ASII) terangkat Rp75 menjadi Rp6.825.

Sedangkan saham-saham dalam jajaran top losers, yaitu PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) turun Rp175 ke Rp12.500, saham PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) menyusut Rp30 atau 3,7% ke Rp780 serta saham PT XL Axiata Tbk. (EXCL) lebih rendah Rp30 menjadi Rp3.450.

Di sisi lain pasar saham wilayah Asia Pasifik melonjak pada awal perdagangan, Kamis ketika data terbaru menunjukkan bahwa perekonomian Korea Selatan terus melambat. Sedangkan investor masih menanti hasil pertemuan bank sentral Eropa yang akan digelar hari ini.

Bursa patokan Australia tercatat meningkat hingga 0,45%, sedangkan indeks Nikkei Jepang naik 0,46%. Tren peningkatan juga terlihat pada indeks Kospi dengan penguatan tipis 0,25% ditopang masih banyaknya laporan produktif.

Perekonomian Korea Selatan telah melambat tahun ini, terkena dampak perang dagang AS-China. Pada bulan Oktober, Bank Sentral Korea telah memotong suku bunga untuk kedua kalinya dalam tiga bulan untuk menopang pertumbuhan. Secara keseluruhan, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang meningkat 0,24%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Berita Terkini
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
25 menit yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
10 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
11 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
12 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
13 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
14 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved