SKK Migas Kejar Permudahan Perizinan dan Perbaikan Iklim Investasi

Kamis, 24 Oktober 2019 - 20:40 WIB
SKK Migas Kejar Permudahan...
SKK Migas Kejar Permudahan Perizinan dan Perbaikan Iklim Investasi
A A A
JAKARTA - Dalam kuartal III 2019, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatatkan total aset hulu migas sebanyak Rp841 triliun yang mencakup tanah, harta benda modal (HBM), harta benda inventaris (HBI), dan material persediaan (MP).

Terdapat 128 basin SKK Migas di Indonesia, yaitu 19 producing basins dan 109 basin lainnya yang menunggu untuk dieksplorasi.

"Saat ini terdapat 3,2 miliar barel minyak dan cadangan gas sebanyak 52,5 TCF (trillion-cubic-feet). Hulu migas juga memiliki sebanyak 206 working area (WA), sebanyak 90 WA produksi dan 116 WA eksplorasi. Panjang pipa saluran kami sudah mencapai 20.300 km," ujar Kepala SKK Migas, Dwi Sutjipto di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Ia juga mengatakan lebih dari 1.000 ladang migas dan 30.000 sumur, SKK migas menemukan 113 BBOE(barrel of oil equivalent) discovered volume inplace. Dwi juga menjelaskan bahwa selalu ada peningkatan tajam setelah penemuan cadangan besar.

Namun SKK Migas masih memantau gas, yang jumlahnya terus menurun sejak 2011. SKK Migas berharap bisa menuju 1 juta barel per hari nantinya di tahun 2030.

"Kami ingin melakukan transformasi, dimana kami perlu menciptakan iklim investasi dan pelayanan terhadap investor sebaik-baiknya, serta mentransformasi tim eksplorasi menjadi lebih profesional dan teknis. SKK akan mempermudah perizinan dan juga melakukan percepatan skala pengurusan. Untuk approval SKK Migas, approval diberikan dalam 1 kali approval jadi bisa long term contract, menghemat biaya dan menurunkan biaya administrasi," lanjut Dwi.

Berbicara mengenai strategi jangka panjang SKK Migas kedepannya, Deputi Perencanaan SKK Migas, Jaffee Arizon Suardin, menambahkan strategi giant discovery diarahkan bukan hanya untuk eksplorasi step out tapi juga ke open area yang berpotensi luas. Strategi ini sudah memiliki komitmen kerja pasti sebesar USD2,4 miliar.

"Selain itu, komitmen kerja pasti strategi EOR sudah mencapai angka USD446 juta dari USD2,4 miliar itu. Dari open data sendiri sudah banyak investor yang datang ke SKK Migas. Kita mendorong kerja sama dengan perusahaan kelas dunia, apalagi tren dunia sekarang kalau ada discovery, secepat mungkin akan dilakukan eksplorasi," tambah Jaffee.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Investasi Hulu Migas...
Investasi Hulu Migas Seret, Baru Capai Rp85 Triliun di Semester I 2023
Investasi Hulu Migas...
Investasi Hulu Migas Sepanjang 2021 Merayap Capai Rp152 Triliun
Tepis Anggapan Investasi...
Tepis Anggapan Investasi Migas Tak Lagi Menarik, SKK Migas Tunjukkan Bukti
Siapa Bilang Ambles?...
Siapa Bilang Ambles? Ini Sumbangsih Industri Hulu Migas untuk Ketahanan Energi Nasional
Investasi Hulu Migas...
Investasi Hulu Migas Seret di 2023, SKK Migas Ungkap Biang Keroknya
Perkuat Peran SKK Migas...
Perkuat Peran SKK Migas Melalui Realisasi RUU Migas
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
35 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
45 menit yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved