Perluas Pasar Ekspor, Phapros Jajaki Peru

Senin, 28 Oktober 2019 - 13:59 WIB
Perluas Pasar Ekspor,...
Perluas Pasar Ekspor, Phapros Jajaki Peru
A A A
JAKARTA - PT Phapros. Tbk (PEHA) yang juga merupakan anak usaha dari PT Kimia Farma (Persero), Tbk melakukan ekspor perdananya ke Peru, Amerika Selatan. Direktur Utama PT Phapros, Tbk, Barokah Sri Utami (Emmy) mengatakan, bahwa proses penjajakan kerja sama ekspor dan impor dengan Peru berlangsung sejak akhir tahun 2018 lalu.

“Terdapat hubungan yang baik antara Indonesia dengan Peru, dimana kami sebagai anak perusahaan BUMN saat itu mengetahui kebutuhan yang besar atas produk obat Tuberkulosis (TBC) di Peru, termasuk upaya untuk menekan prevalensi kasus penyakit tersebut di sana. Sehingga kami siap menjalin kerjasama dengan Peru di 2018 untuk produk obat TBC yang juga merupakan salah satu produk unggulan PEHA hasil pengembangan sendiri,” ujar Emmy di Semarang, Senin (28/20/2019).

Lebih lanjut terang dia, kerja sama di 2018 tersebut kemudian diwujudkan melalui ekspor perdana Phapros ke Peru pada 28 Oktober 2019. Menurut World Health Organisation (WHO), prevalensi kasus TBC di Peru merupakan yang tertinggi di wilayah Amerika. Tingkat keberhasilan pengobatannya cenderung lambat hanya sekitar 1,5% per tahun di mana angka tersebut perlu ditingkatkan hingga 4-5% untuk mengakhiri epidemi TBC dan penyakit menular lainnya di 2030.

Emmy menuturkan, bahwa Peru memiliki banyak perusahaan farmasi lokal, namun di antara mereka belum ada yang bisa memproduksi obat TBC. Sehingga ekspor ini juga merupakan salah satu pencapaian Phapros di tahun 2019.

“Total nilai ekspor ke Peru masih di bawah Rp5 miliar, namun di masa depan kami optimis nilainya bisa lebih besar seiring dengan adanya proyek tender pemerintah negara setempat. Dengan upaya peningkatan ekspor ini, ke depannya kami juga berharap bisa menargetkan kontribusi ekspor dalam penjualan hingga di atas 5 persen,” tambahnya.

Sebelumnya pada tahun 2014, Phapros juga telah melakukan ekspor perdana ke Kamboja dengan mengirim 11 jenis produk yang diantaranya merupakan produk unggulan PEHA seperti Antimo Group dan Dextamine.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Meramu Strategi Sektor...
Meramu Strategi Sektor Farmasi Demi Tumbuh Saat Pandemi
Rancang Strategi Transformasi...
Rancang Strategi Transformasi Usaha Farmasi, GPFI Gelar Rakernas di Solo
Strategi dan Inovasi...
Strategi dan Inovasi Merck Indonesia di Tengah Gempuran COVID-19
Strategi Bayern dalam...
Strategi Bayern dalam Dorong Pertumbuhan Bisnis Farmasi dan Sains di Masa Depan
Optimalkan Potensi Pasar...
Optimalkan Potensi Pasar Industri Farmasi dan Kesehatan, Ini Siasat Argon Group
EPO Daewoong Infion...
EPO Daewoong Infion Disebut Dapat Hemat Harga Obat Asuransi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved