Rupiah Dibuka Perkasa Saat USD Tergelincir Usai Fed Potong Suku Bunga
Kamis, 31 Oktober 2019 - 10:30 WIB
Rupiah Dibuka Perkasa Saat USD Tergelincir Usai Fed Potong Suku Bunga
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Kamis (31/10/2019) dibuka berbalik menguat untuk tampil perkasa setelah kemarin ditutup mengalami tekanan cukup dalam. Kebangkitan kurs rupiah mengiringi laju USD yang tergelincir setelah Bank Sentral AS alias The Fed kembali potong suku bunga acuan untuk ketiga kalinya tahun ini.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka melesat ke level Rp14.008/USD untuk mencetak peningkatan. Level tersebut memperlihatkan perlawanan rupiah setelah kemarin merosot di Rp14.044/USD.
Data Yahoo Finance juga menunjukkan lonjakan rupiah pada sesi pagi ke posisi Rp14.022 per USD dengan pergerakan harian Rp13.980 hingga Rp14.039/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kebangkitan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.030/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga terdongkrak menjadi Rp14.011/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.030/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.001-Rp14.012/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi menlonjak hingga menyentuh level Rp14.010/USD. Raihan itu menunjukkan rupiah membaik dari sebelumnya Rp14.057/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar AS tenggelam terhadap enam mata uang utama lainnya pada perdagangan Kamis untuk membalikkan keuntungan sebelumnya. Hal ini setelah Federal Reserve alias The Fed memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini, tetapi menandai siklus suku bunga rendah bakal tertahan seperti yang diharapkan secara luas.
Indeks dolar sempat naik menjadi 98,00 sebelum Ketua Fed Jerome Powell mengumumkan keputusannya, dan menjadi posisi tertinggi sejak 17 Oktober, sebelum akhirnya berbalik tergelincir. Indeks Dolar dalam sesi terakhir turun 0,3% pada level 97,37 atau menjadi level terendah dalam satu pekan.
Sementara saat melawan euro, sedikit berubah pada posisi 1,1167 EUR dan selanjutnya greenback terakhir diperdagangkan pada level 108,66 terhadap Yen Jepang. Sedangkan Pounds meninggi usai diperdagangkan pada level 1,2921 versus USD.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka melesat ke level Rp14.008/USD untuk mencetak peningkatan. Level tersebut memperlihatkan perlawanan rupiah setelah kemarin merosot di Rp14.044/USD.
Data Yahoo Finance juga menunjukkan lonjakan rupiah pada sesi pagi ke posisi Rp14.022 per USD dengan pergerakan harian Rp13.980 hingga Rp14.039/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal kebangkitan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.030/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga terdongkrak menjadi Rp14.011/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.030/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.001-Rp14.012/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi menlonjak hingga menyentuh level Rp14.010/USD. Raihan itu menunjukkan rupiah membaik dari sebelumnya Rp14.057/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar AS tenggelam terhadap enam mata uang utama lainnya pada perdagangan Kamis untuk membalikkan keuntungan sebelumnya. Hal ini setelah Federal Reserve alias The Fed memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini, tetapi menandai siklus suku bunga rendah bakal tertahan seperti yang diharapkan secara luas.
Indeks dolar sempat naik menjadi 98,00 sebelum Ketua Fed Jerome Powell mengumumkan keputusannya, dan menjadi posisi tertinggi sejak 17 Oktober, sebelum akhirnya berbalik tergelincir. Indeks Dolar dalam sesi terakhir turun 0,3% pada level 97,37 atau menjadi level terendah dalam satu pekan.
Sementara saat melawan euro, sedikit berubah pada posisi 1,1167 EUR dan selanjutnya greenback terakhir diperdagangkan pada level 108,66 terhadap Yen Jepang. Sedangkan Pounds meninggi usai diperdagangkan pada level 1,2921 versus USD.
(akr)