Rupiah Akhir Pekan Diprediksi Bakal Kembali Melemah
Jum'at, 01 November 2019 - 09:34 WIB
Rupiah Akhir Pekan Diprediksi Bakal Kembali Melemah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan, Jumat (1/11/2019) diperkirakan melemah. Sebelumnya kurs rupiah versus USD pada akhir perdagangan, Rabu (30/10/2019) ditutup cenderung mixed pada sesi tengah pada Kamis Kemarin
Sentimen negatif datang dari adanya potensi gagal perjanjian dagang antara Amerika Serikat dan China."Sentimen negatif dari potensi gagalnya perjanjian dagang AS Tiongkok bisa menekan rupiah besok," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Sambung dia menerangkan, hal ini setelah pejabat Tiongkok meragukan perjanjian dagang yang komprehensif dengan AS bisa tercapai. Laporan inflasi Indonesia mungkin tidak terlalu berpengaruh ke rupiah. "IDR terhadap USD berpotensi bergerak di kisaran Rp14.000 hingga Rp14.100 per USD," jelasnya.
Sebagai informasi, data Yahoo Finance menunjukkan rupiah menyusut menjadi Rp14.035/USD pada sedikit lebih rendah dari sebelumnya Rp14.030/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp13.980 hingga Rp14.039/USD.
Di sisi lain Pounds pada perdagangan Kamis kemarin, mencetak kenaikan bulanan terbesar dalam lebih dari satu dekade sebagai kombinasi dari pelemahan dolar AS (USD) dan risiko Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan telah memicu permintaan.
Sentimen negatif datang dari adanya potensi gagal perjanjian dagang antara Amerika Serikat dan China."Sentimen negatif dari potensi gagalnya perjanjian dagang AS Tiongkok bisa menekan rupiah besok," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Sambung dia menerangkan, hal ini setelah pejabat Tiongkok meragukan perjanjian dagang yang komprehensif dengan AS bisa tercapai. Laporan inflasi Indonesia mungkin tidak terlalu berpengaruh ke rupiah. "IDR terhadap USD berpotensi bergerak di kisaran Rp14.000 hingga Rp14.100 per USD," jelasnya.
Sebagai informasi, data Yahoo Finance menunjukkan rupiah menyusut menjadi Rp14.035/USD pada sedikit lebih rendah dari sebelumnya Rp14.030/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp13.980 hingga Rp14.039/USD.
Di sisi lain Pounds pada perdagangan Kamis kemarin, mencetak kenaikan bulanan terbesar dalam lebih dari satu dekade sebagai kombinasi dari pelemahan dolar AS (USD) dan risiko Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan telah memicu permintaan.
(akr)