Kenaikan Harga Rokok Sumbang Inflasi Oktober 2019

Jum'at, 01 November 2019 - 11:18 WIB
Kenaikan Harga Rokok...
Kenaikan Harga Rokok Sumbang Inflasi Oktober 2019
A A A
JAKARTA - Inflasi pada bulan Oktober 2019 yang mencapai 0,02% disumbang oleh beberapa sektor, dimana salah satunya kenaikan rokok dan tembakau. Selain itu kenaikan kelompok pengeluaran makanan jadi berkontribusi dengan mengalami inflasi 0,45% dan andilnya 0,08%.

Seperti diketahui sebelumnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jendral (Ditjen) Bea Cukai merilis aturan penyesuaian tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang akan diterapkan untuk 2020. Dalam beleid yang diundangkan pada 21 Oktober 2019 ini, otoritas fiskal menaikkan tarif cukai dan harga jual eceran beberapa jenis hasil tembakau.

"Komoditas yang menyumbang inflasi pada kelompok ini adalah harga nasi dan lauk pauk, rokok kretek filter, dan rokok kretek putih yang masing-masing naik 0,05%," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Selain itu, kelompok kesehatan mengalami inflasi 0,3% dan andil terhadap inflasi 0,01%. Selanjutnya kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar yang mengalami inflasi 0,08 % dan sumbangannya ke inflasi umum 0,02%.

Adapun kelompok bahan makanan mengalami deflasi 0,41% dan andilnya terhadap deflasi sebesar 0,08%. Komoditas cabai merah mengalami deflasi 0,09%, telur ayam ras deflasi 0,03%, dan cabai rawit deflasi 0,02%. Sedangkan komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga atau inflasi adalah daging ayam ras, yang memiliki andil ke inflasi 0,05%, bawang merah memiliki andil inflasi 0,02%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Usai Deflasi Beruntun,...
Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07%
BPS Catat Inflasi 0,28...
BPS Catat Inflasi 0,28 Persen pada November 2020
Inflasi September 2025...
Inflasi September 2025 Capai 0,21%, Berikut Komoditas Pendorongnya
BPS: Deflasi Juni Cetak...
BPS: Deflasi Juni Cetak Rekor Tertinggi Perdana di 2021
Deflasi Kembali Terjadi...
Deflasi Kembali Terjadi di Agustus 2020, BPS Catat Sebesar 0,05%
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved