Ma'ruf Amin Buka Konferensi Forum Zakat Dunia di Bandung

Selasa, 05 November 2019 - 21:37 WIB
Maruf Amin Buka Konferensi...
Ma'ruf Amin Buka Konferensi Forum Zakat Dunia di Bandung
A A A
BANDUNG - Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka World Zakat Forum International Conference 2019 di Crown Hotel, Jalan Lembong, Kota Bandung, Selasa (5/11/2019). Hadir pada konferensi tersebut delegasi 33 negara dunia.

Beberapa negara yang ikut konferensi ini antara lain Bangladesh, Bahrain, Bosnia-Herzegovina, Brunei Darussalam, Mesir, India, Indonesia, Yordania, Kuwait, Malaysia, Maroko, Nigeria, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Afrika Selatan, Sudan, Uganda, Amerika Serikat, Inggris, Turki, Vietnam, Australia, Srilanka, Kazakhstan, Ghana, Maladewa, Senegal, Liberia, Togo, Benin, dan Sierra Leone.

Tidak hanya perwakilan negara, di WZF 2019 juga terdapat beberapa organisasi yang menjadi associate member WZF, yakni IDB, Unicef, Developing-8, UNDP, dan Bank Indonesia.

Dalam sambutannya, Ma'ruf Amin mengatakan, pertemuan tahunan dan konferensi yang diadakan oleh Forum Zakat Dunia (World Zakat Forum) ini dapat dijadikan forum untuk saling tukar pengalaman dan mencari solusi dari hambatan dan tantangan belum optimalnya pengelolaan zakat.

"Saya meyakini, apabila dikelola dengan baik, zakat dapat menjadi variabel penutup terjadinya ketimpangan ekonomi di masyarakat. Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang berdampak langsung pada kondisi sosial dan ekonomi umat Islam. Dipungut dari orang yang mampu (muzakki), dan dialokasikan untuk menutup kebutuhan kelompok tertentu (mustahiq)," kata dia.

Menurut dia, ajaran Islam membolehkan setiap orang untuk mengumpulkan harta yang halal sebanyak-banyaknya. Namun ada kewajiban baginya untuk mengeluarkan sebagian hartanya, diperuntukkan untuk masyarakat yang kurang mampu.

Ma'ruf mengatakan, di Indonesia diperkirakan potensi zakat yang bisa dikelola sangat besar, yakni Rp230 triliun. Dari potensi yang sangat besar tersebut, baru 3,5% atau sekitar Rp8 triliun yang bisa dikelola. Artinya, masih sangat besar potensi zakat yang belum terkelola.

"Saya mendapat laporan bahwa dalam 5 tahun terakhir pengumpulan zakat nasional kita tumbuh sekitar 24%. Meskipun telah bertumbuh cukup baik, tapi perlu untuk dilakukan terobosan agar lebih baik lagi, karena masih sangat jauh dari potensi zakat yang ada," kata dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wapres KH Maruf Amin...
Wapres KH Ma'ruf Amin Minta Implementasi Zakat 2021 Ditingkatkan
Presiden, Wapres, dan...
Presiden, Wapres, dan Menteri Kabinet Indonesia Maju Serahkan Zakat ke Baznas
Wapres Maruf Amin Berangkat...
Wapres Ma'ruf Amin Berangkat Ibadah Haji
Menantu Wapres Maruf...
Menantu Wapres Ma'ruf Amin Meninggal Dunia
Renungkanlah Tausiah...
Renungkanlah 'Tausiah' Wapres Ma'ruf Amin Soal Utang
Wapres Maruf Amin Luncurkan...
Wapres Ma'ruf Amin Luncurkan Buku Merayakan Istiqlal
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
4 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
5 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
6 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
6 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
6 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Perempat Final...
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved