Pertamina Berencana Gantikan BBM Euro 2

Kamis, 07 November 2019 - 01:46 WIB
Pertamina Berencana...
Pertamina Berencana Gantikan BBM Euro 2
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) siap akan mengganti Bahan Bakar Minyak (BBM) standar Euro 2 dengan standar Euro 5 pada 2026. Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina, Ignatius Tallulembang, mengatakan pergantian ini dilakukan setelah proyek enam kilang yang sedang digarap beroperasi.

"Kita sendiri sedang melakukan melakukan peremajaan dan pengembangan, serta pembangunan kilang baru untuk meningkatkan ketahanan energi, proyek kilang tersebut melalui program New Grash Root Refinery (NGR) dan New Grash Root Refinery (NGR)," ujar Ignatius di Gedung Pertamina, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Melalui proyek tersebut, Pertamina akan meningkatkan kapasitas produksi BBM dari saat ini sekitar ‎650 ribu barel per hari menjadi sekitar 1,7 juta barel per hari. Selain itu, dengan teknologi baru, BBM yang dihasilkan kilang tersebut akan ‎meningkat kualitasnya dari saat ini Euro 2 menjadi Euro 5.

Dia melanjutkan pengerjaan proyek tersebut bakal memakan waktu s‎ekitar 6 hingga 7 tahun. Dengan begitu, pada 2026, Pertamina tidak lagi memproduksi BBM dengan standar Euro 2.

"Setelah kita jalan semua, enggak ada lagi Euro 2. Tahun 2026 itu sudah Euro 5. Terakhir (beroperasi) Dumai, makanya pembangunan kilang selalu kami prioritaskan," tandasnya.

Sebagai informasi, proyek Kilang Balikpapan Pertamina sudah memasuki tahap konstruksi. Pertamina telah menandatangani kontrak rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (engineering procurement and construction/EPC) dengan SK Engineering & Construction Co. Ltd., Hyundai Engineering Co. Ltd., PT Rekayasa Industri, dan PT PP (Persero) Tbk.

Untuk Kilang Cilacap, Pertamina masih melakukan negosiasi dengan Saudi Aramco selaku mitra terkait valuasi aset yang dibutuhkan untuk pembentukan perusahaan patungan.

Berdasarkan data Pertamina, pada 2023 Kilang Balikpapan fase I dan Balongan fase I dijadwalkan mulai beroperasi. Pada saat itu, kapasitas kilang perseroan naik dari 1 juta barel per hari (bph) menjadi 1,1 juta bph.

Selain itu, Kilang Cilacap ditargetkan mulai beroperasi pada 2025. Yang terakhir, proyek Pertamina RDMP Balikpapan fase 2, RDMP Balongan fase 2, dan kilang petrokimia Balongan ditargetkan selesai pada 2026.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Pastikan Pembangunan...
Pertamina Pastikan Pembangunan Kilang RDMP Cilacap Tetap Jalan
Makin Hijau, Pertamina...
Makin Hijau, Pertamina Bersiap Produksi Bioavtur 5%
Kebakaran Hebat Landa...
Kebakaran Hebat Landa Kilang Cilacap, Pertamina: Pasokan BBM dan Elpiji Aman
Kado HUT ke-63, Pertamina...
Kado HUT ke-63, Pertamina Resmikan Kilang Langit Biru Cilacap
Kilang Balikpapan Produksi...
Kilang Balikpapan Produksi BBM Setara Euro 5, Pengamat: Mata Dunia Melihat Indonesia
Kilang Balongan Terbakar,...
Kilang Balongan Terbakar, PT Pertamina Pastikan BBM Aman
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
36 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved