Program AUTP Iringi Kesuksesan Lahan Serasi di Batola

Kamis, 07 November 2019 - 23:11 WIB
Program AUTP Iringi...
Program AUTP Iringi Kesuksesan Lahan Serasi di Batola
A A A
JAKARTA - Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) turut berperan dalam program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di lahan Denfarm di Desa Jejangkit, Batola, Kalimantan Selatan. Dari sejumlah lahan yang gagal panen, petani tetap bisa tersenyum karena klaim asuransi dibayarkan.

Penyerahan klaim asuransi AUTP progam Kementerian Pertanian bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) ini dilaksanakan pada acara Panen Perdana di Desa Jejangkit Muara. Klaim asuransi senilai Rp28,5 juta dengan luas 4,75 hektar ini, secara simbolis diberikan kepada Kelompok Tani Berkat Usaha 1 dari Desa Tabing Rimbah, Barito Kuala.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, mengatakan Program AUTP mulai disosialisasikan tidak hanya di Batola saja. Diharapkan seluruh petani di Kalsel ikut program AUTP, karena program asuransi ini sangat menjanjikan.

"Program AUTP membuat petani tenang dalam berusaha tani, tidak takut kering sawahnya dalam musim kemarau, dan tidak takut kebanjiran dalam musim hujan. Karena dengan membayar Rp36.000 per hektar ketika lahan sawahnya terkena banjir, terkena kekeringan, atau terkena hama penyakit, itu mendapat penggantian sebesar Rp6 juta per hektarnya," ujar Sarwo Edhy, Kamis (7/11/2019).

Dalam kegiatan panen perdana, juga dilaksanakan penyerahan polis AUTP kepada sejumlah Kelompok Tani. Diantaranya Kelompok Tani Karya Mandiri dari Desa Tabing Rimbah, Barito Kuala dengan luas 42 hektar, Kelompok Tani Berkat Usaha dari Desa Tabing Rimbah dengan luas 35 hektar, dan Kelompok Tani Sido Muyu dari Desa Tabing Rimbah seluas 40 hektar.

Lebih lanjut Sarwo Edhy mengatakan, program AUTP dari 13 Kabupaten di Kalsel dari daftar peserta definitif seluas 2.204 hektar sudah membayar premi sudah diterbitkan Surat Keputusan peserta asuransi oleh Dinas Kabupaten.

Kemudian dari daftar peserta sementara seluas 898 hektar yang sudah membayar premi dan sudah diterbitkan polis tetapi belum diterbitkan Surat Keputusan oleh Dinas Kabupaten.

"Peserta asuransi hanya membayar 20% biaya premi, karena 80% disubsidi pemerintah. Program AUTP ini memang masih dalam tahap sosialisasi, dari target 38.000 hektar baru terealisasi sebesar 3,104 hektar," ucap Sarwo Edhy.

Sarwo Edhy menambahkan, pihaknya terus mengupayakan petani yang tergabung dalam program Serasi mengikuti program AUTP. Program asuransi pertanian yang dilaksanakan Kementan saat ini adalah dalam upaya menjalankan amanat UU No 19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

"Kami upayakan semua untuk juga ikut asuransi program pemerintah. Karena lahan di mana saja juga bisa mengalami gagal panen. Dalam Pasal 37 diamanatkan kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk melindungi usaha petani dalam bentuk asuransi pertanian," tambahnya.

Dalam AUTP, petani padi hanya dengan membayar premi sebesar Rp36.000 per ha per musim. Jika terdapat musibah baik itu banjir di musim hujan atau kekeringan di musim kemarau, atau terkena hama penyakit, para petani akan dapat penggantian sebesar Rp6 juta per hektar.

"Artinya ketika petani mengalami musibah dia bisa bangkit kembali dengan uang Rp6 juta sebagai modal awal untuk budidaya padi kembali," pungkas Sarwo Edhy.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergikan Program Pertanian...
Sinergikan Program Pertanian Lewat Panen Semangka Manis Bersama
Petani Demak Bisa Manfaatkan...
Petani Demak Bisa Manfaatkan Asuransi untuk Hindari Kerugian
Hadapi Ancaman Kemarau...
Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Kementan Minta Petani Ikut Program Asuransi Usaha Tani
Jasindo: Asuransi Usaha...
Jasindo: Asuransi Usaha Tani Padi Solusi di Tengah Cuaca Tak Menentu
30 Ribu Hektare Lahan...
30 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Lampung Sudah Diasuransikan
Kementan: Pandemi Tak...
Kementan: Pandemi Tak Halangi Capaian Program Sikomandan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
7 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
8 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
8 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved