Indef Sebut Cadangan Devisa USD126,7 Miliar Belum Aman

Jum'at, 08 November 2019 - 01:27 WIB
Indef Sebut Cadangan...
Indef Sebut Cadangan Devisa USD126,7 Miliar Belum Aman
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2019 mencapai USD126,7 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan posisi akhir September 2019 sebesar USD124,3 miliar.

Namun, ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudisthira, menilai cadangan devisa tersebut belum cukup aman pada akhir tahun nanti.

"Jelang akhir tahun, makin gencar pemerintah menerbitkan utang untuk tutup defisit APBN. Jadi belum bisa dibilang aman karena masih andalkan utang. Ketika arus modal asing atau hot money keluar, efeknya cadangan devisa terancam tergerus signifikan," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Dia melanjutkan kenaikan cadangan devisa bukan karena faktor produktif seperti ekspor dan pariwisata. Tapi lebih ke penerbitan utang pemerintah yang cukup agresif.

"Kementerian Keuangan tercatat telah menerbitkan utang baru sebesar Rp317,7 triliun hingga akhir September 2019. Angka penerbitan utang tersebut naik 3,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp306,4 triliun," katanya.

Sebagai informasi, posisi cadangan devisa akhir Oktober sebesar USD126,7 miliar ini setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kenaikan Cadev dari...
Kenaikan Cadev dari Utang Pemerintah Tak Perlu Dipersoalkan
CORE: Tak Masalah Kenaikan...
CORE: Tak Masalah Kenaikan Cadev dari Utang
Dipakai Bayar Utang,...
Dipakai Bayar Utang, Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD139,1 Miliar
Cadangan Devisa RI Turun...
Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD134,9 Miliar, Dipakai Buat Bayar Utang
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Penarikan Utang Pemerintah...
Penarikan Utang Pemerintah Dorong Kenaikan Cadangan Devisa
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
5 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
5 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
5 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
6 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
6 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved