Pemerintah Kaji Opsi Penyelamatan Jiwasraya

Rabu, 13 November 2019 - 09:30 WIB
Pemerintah Kaji Opsi...
Pemerintah Kaji Opsi Penyelamatan Jiwasraya
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengaku sudah memiliki beberapa opsi penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Saat ini Jiwasraya membutuhkan suntikan modal Rp32,89 triliun untuk bisa memenuhi rasio kecukupan modal berbasis risiko (RBC) 120%.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan salah satu opsi penyelematan Jiwasraya yang menjadi pertimbangan adalah membawa masalah asuransi ini hingga ke bendahara negara. Namun hal ini perlu berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Bisa beragam opsinya sesuai undang-undang, itu yang coba dikaji. Kapasitasnya besar sehingga perlu kerja sama dengan Kementerian Keuangan," ujar Kartika di Jakarta, Senin (11/11) malam.

Akan tetapi saat ditanya mengenai skema penyelamatannya, dia belum bisa menjelaskannya secara detail. Karena dirinya masih mencari skema yang tepat untuk menyelamatkan perusahaan asuransi milik negara tersebut."Jangan sekarang karena masih dipikirkan. Kalau sekarang belum ada kepastiannya," ucapnya.

Sementara itu, Deputi Jasa Keuangan, Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengungkapkan, PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tengah mencari mitra untuk menjalankan anak usahanya PT Jiwasraya Putra. Pendirian anak usaha tersebut jadi salah satu strategi untuk menyokong kinerja dan memperbaiki likuiditas perusahaan. "Kan cari partner dulu sekarang, Desember ini sudah bisa. Ada delapan," jelas Gatot.

Sebelumnya, Direktur BTN Nixon Napitupulu mengaku, BTN siap menjadi pemegang saham Jiwasraya Putra. Namun hal ini baru bisa dilakukan setelah Jiwasraya memperoleh mitra strategis untuk mengakuisisi anak usahanya tersebut. “Investor strategis itu nantinya akan mengusai 65% saham,” paparnya.

Nixon menuturkan BTN akan diberi porsi saham sekitar 20%, Telkomsel sekitar 13%, dan sisanya untuk PT KAI serta PT Pegadaian. Namun dia mengaku BTN dan ketiga BUMN lain tersebut akan mendapatkan saham tanpa mengeluarkan dana investasi.

“Untuk porsi BUMN kami tidak mengeluarkan modal dalam bentuk dana. Inipun baru bisa diimplementasikan jika sudah ada kesepakatan dengan investor strategis,” paparnya dalam Media Gathering di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Nixon, sudah ada tiga perusahaan asing yang melakukan penawaran. Jika sudah terjadi kesepakatan dengan investor strategis, lanjut Nixon, perseroan akan mendapatkan kontrak transaksi antara Rp600-700 miliar. (Hafid Fuad/Rakhmat Baihaqi)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Restrukturisasi Polis...
Restrukturisasi Polis Jiwasraya Ditarget Rampung Bulan Mei
Minta Dananya Cair,...
Minta Dananya Cair, Puluhan Nasabah Geruduk Kantor Jiwasraya
Mantan Dirut Jiwasraya...
Mantan Dirut Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Nasabah Engga Puas: Ingin Duit Kembali
Nasabah Jiwasraya Dapat...
Nasabah Jiwasraya Dapat Kabar Baik, Polis Dialihkan ke IFG Life
Nasabah Antusias, Ratusan...
Nasabah Antusias, Ratusan Ribu Pemegang Polis Jiwasraya Ikut Program Restrukturisasi
Pengembalian Dana Jiwasraya...
Pengembalian Dana Jiwasraya oleh MI Bisa Menjadi Masalah
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved