Kalbe Gandeng Tempo Institute Dorong Insentif Riset Industri

Jum'at, 15 November 2019 - 16:00 WIB
Kalbe Gandeng Tempo...
Kalbe Gandeng Tempo Institute Dorong Insentif Riset Industri
A A A
JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) dan Tempo Institute menggelar diskusi terfokus dan menerbitkan kebijakan ringkas (policy brief) bertopik "Menanti Insentif Riset untuk Industri". Kebijakan ringkas ini bertujuan untuk mendorong Kementerian Keuangan untuk segera menelurkan aturan operasional terkait Peraturan Pemerintah (PP) No 45 tahun 2019.

Kebijakan Presiden Joko Widodo ini adalah stimulan bagi industri untuk menggiatkan kegiatan riset melalui pengurangan pajak hingga 300%. Hadir dalam diskusi terfokus ini antara lain, perwakilan dari Kementerian Koordinator Perekonomian, Kemenristekdikti, Kemenperin, Kemenkes, GP Garmasi serta perwakilan dunia usaha.

"Kalbe selalu berkomitmen untuk mengembangkan penelitian di Indonesia sehingga diharapkan muncul inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat," kata Direktur Hubungan External PT Kalbe Farma Tbk Pre Agusta dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/11/2019).

Pihaknya berharap kebijakan pengurangan pajak bagi kegiatan penelitian dapat memberikan dorongan positif bagi iklim penelitian di Indonesia, khususnya bagi Industri. Pre Agusta juga menambahkan, dalam diskusi kali ini Kalbe berkolaborasi dengan Tempo Institute, yang juga memiliki inisiatif dalam bidang penelitian dan pengembangan.

Seperti diketahui Kalbe telah menjalin kerja sama dengan Tempo dalam program Ristekdikti Kalbe Science Award (RKSA) yakni program penghargaan kepada peneliti-peneliti terbaik di Indonesia sejak 2010 sampai 2016 dan kerja sama program Kalbe Junior Scientist Award untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap dunia sains sejak 2011 sampai 2019.

Diskusi yang dipandu oleh Direktur Tempo Institute Qaris Tajudin ini menghasilkan beberapa poin utama dalam Policy Brief antara lain, membuka peluang bagi semua industri yang melakukan riset dan pengembangan untuk memperoleh insentif.

Kemudian, insentif penelitian meliputi biaya modal dan biaya operasional hingga bagaimana mekanisme penilaian hingga pengajuan klaim secara sederhana, serta kriteria dan gradasi nilai insentif harus jelas sejak awal. Dengan kondisi yang demikian, PP 45/2019 merupakan sebuah terobosan penting dan motor baru yang diharapkan dapat menggerakkan riset komersial di dalam negeri, demi pengembangan industri dan perekonomian nasional.

Selanjutnya, mengingat kebijakan baru ini belum mengatur hal-hal teknis, keberhasilan mendorong kegiatan riset dan pengembangan yang bisa melahirkan inovasi sangat bergantung pada kemampuan pemerintah, khususnya kementerian perekonomian guna merumuskan aturan pelaksanaan yang jelas, adil, transparan, dan memudahkan industri untuk terlibat.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kalbe Perkuat Hilirisasi...
Kalbe Perkuat Hilirisasi Riset Lewat RKSA 2025
Gelar RUPST, Kalbe Farma...
Gelar RUPST, Kalbe Farma Bagikan Dividen Rp937,5 Miliar
Kalbe Bangun Kemitraan...
Kalbe Bangun Kemitraan dengan Pemerintah dalam Pengembangan Teknologi Stem Cell
Kalbe Farma Tuntaskan...
Kalbe Farma Tuntaskan Pembagian Dividen Rp281,3 Miliar
Kalbe Terima Fasilitas...
Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI
Banjir Insentif, Industri...
Banjir Insentif, Industri Properti Berpeluang Melesat
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
15 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved