IHSG Naik Tipis di Awal Sesi Iringi Laju Mixed Bursa Asia

Senin, 18 November 2019 - 09:33 WIB
IHSG Naik Tipis di Awal...
IHSG Naik Tipis di Awal Sesi Iringi Laju Mixed Bursa Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan, Senin (18/11/2019) dibuka menguat untuk meneruskan tren positif sejak akhir pekan kemarin. Pada sesi pagi, IHSG naik 0,150 poin yang setara 0,002% menjadi 6.128,50 atau lebih baik dari penutupan Jumat (15/11) 6.128,35.

Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Hingga pukul 09.11 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu BMRI naik 0,36% jadi Rp6.975 per unit. Adapun harga saham UNVR naik 0,12% ke Rp42.275, dan BBRI naik 0,24% jadi Rp4.100 per unit.

Di sisi lain pasar saham Asia diperdagangkan mixed pada Senin pagi, saat investor mencari perkembangan lanjutan tentang pembicaraan perdagangan dua ekonomi besar dunia yakni Amerika Serikat (AS) dan China. Saham daratan China terpatau tergelincir mengawali pekan ini, dimana Komposit Shanghai turun 0,11% dan Komposit Shenzhen menyusut tipis 0,122%.

Sementara Indeks Hang Seng di Hong Kong justru mencetak kenaikan 0,78% pada awal perdagangan, mengiringi saham teknologi China Juggernaut Tencent yang bergerak maju 1,38%. Lompatan ini terjadi di tengah kekacauan yang sedang berlangsung di Hong Kong, seiring salah satu pusat investasi Asia itu terus bergejolak diterpa kerusuhan dalam berapa bulan terakhir.

Lokasi lain yakni indeks Nikkei 225 Jepang mendapatkan tambahan 0,22% saaat indeks Topix diperdagangkan secara fraksional lebih tinggi. Saham Z Holdings -sebelumnya dikenal sebagai Yahoo Japan- dan Line naik lebih dari 1,5% dan 2%, setelah Reuters melaporkan bahwa kedua perusahaan tersebut secara resmi mengumumkan merger.

Selanjutnya indeks Kospi, Korea Selatan terpeleset 0,33%. Saham di Australia juga berangsur lebih rendah, dengan S&P/ASX 200 turun 0,52% karena sebagian besar sektor tergelincir. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Japan diperdagangkan 0,11% lebih tinggi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Berita Terkini
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
1 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
1 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
2 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
3 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
5 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved