Menlu Pastikan Sawit Masuk dalam Negosiasi Dagang IEU-CEPA

Selasa, 19 November 2019 - 17:03 WIB
Menlu Pastikan Sawit...
Menlu Pastikan Sawit Masuk dalam Negosiasi Dagang IEU-CEPA
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya untuk mendorong komoditas kelapa sawit bisa kembali masuk ke kawasan Uni Eropa. Salah satunya dengan memasukkan isu tersebut ke dalam perjanjian kemitraan antara Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement/IEU-CEPA).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan, pihaknya akan terus melanjutkan negosiasi perjanjian dagang dengan Uni Eropa, dimana kelapa sawit menjadi salah satu perhatian di dalamnya.

"Kami juga konsentrasi ke IEU-CEPA. Kami hanya memastikan bahwa sawit akan menjadi salah satu elemen yang dinegosiasikan dengan Uni Eropa," ujar Retno di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Retno melanjutkan, perjanjian dagang dengan Uni Eropa dapat menjadi jembatan untuk meperbaiki hubungan kerjasama perdagangan antar kedua belah pihak pasca ditetapkannya aturan RED II. Menurutnya, isu kelapa sawit menjadi sangat penting mengingat ada 16 juta masyarakat Indonesia yang kehidupannya bergantung pada komoditas tersebut.

"Kalau bisa mengenai sawit itu bisa deal. Karena ada 16 juta masyarakat yang bekerja dengan industri terkait minyak kelapa sawit," katanya

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani menyatakan, pembahasan perjanjian dagang IEU-CEPA tak bisa diselesaikan dengan singkat. Terlebih ada pembahasan terkait isu kelapa sawit di dalamnya. "Tapi bagaimana pun negosiasi perjanjian ini harus tetap berjalan meski akan makan waktu," ungkapnya.

Menurutnya, perjanjian IEU-CEPA sangat penting bagi Indonesia, disamping membahas keberlangsungan ekspor komoditas sawit ke kawasan tersebut, namun juga berkaitan dengan kepentingan sektor padat karya Indonesia yang selama ini kalah bersaing dengan Vietnam.

"Kalau dihentikan semuanya, kita akan kalah dengan Vietnam yang sudah mendahului menyelesaikan ini. Maka ini targetnya rampung akhir tahun depan," katanya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IEU-CEPA Segera Diselesaikan...
IEU-CEPA Segera Diselesaikan untuk Dukung Investasi dan Industri Dalam Negeri
Kemenperin Pastikan...
Kemenperin Pastikan Sawit Nasional dapat Bersaing di Pasar Eropa
Dongkrak Ekspor Minyak...
Dongkrak Ekspor Minyak Sawit, Jadikan Perdagangan Panglima
Mendorong Pemerintah...
Mendorong Pemerintah Perkuat Diplomasi untuk Hadapi Hambatan Non-Tarif ke Pasar UE
Wamendag Berharap Indonesia-EU...
Wamendag Berharap Indonesia-EU CEPA Bisa Rampung Tahun Ini
Perhimpunan Eropa: Jawab...
Perhimpunan Eropa: Jawab Tantangan Sustainability pada Industri Sawit Indonesia
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
1 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
2 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
3 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
4 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
5 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
6 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved