Wamendag Berharap Indonesia-EU CEPA Bisa Rampung Tahun Ini
Rabu, 19 April 2023 - 09:54 WIB
loading...
Wamendag Jerry Sambuaga berharap perundingan Indonesia-UE CEPA selesai tahun ini. Foto/Kemendag
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga berharap Uni Eropa meningkatkan komitmen kerja sama. Salah satunya dengan menargetkan selesainya perundingan Indonesia-Europe Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) tahun ini.
Baca juga: Fintech Diminta Familiar dan Ramah dengan Pedagang Kecil
Menurut Jerry, kerja sama Indonesia dan Uni Eropa dapat terus diperluas dan ditingkatkan jika kedua pihak membangun hubungan yang setara dan saling memahami satu sama lain. Berpuluh tahun, Indonesia dan Uni Eropa saling bertukar produk perdagangan, kerja sama investasi dan kerja sama ekonomi yang lebih luas.
"Meskipun demikian, beberapa ketidaksepahaman perdagangan juga terjadi misalnya dalam kasus sengketa kelapa sawit dan nikel, dan beberapa ketidaksepahaman itu bisa diselesaikan jika Uni Eropa melihat masalah dari kedua sisi sehingga kepentingan masing-masing pihak bisa diakomodasi dengan baik," kata Wamendag dalam dialog public "Fostering Growth and Global Integration" dikutip, Rabu (19/4/2023).
Indonesia sebagai pemimpin ASEAN, tekan Wamendag, akan membawa kawasan ini menjadi kawasan yang makin penting dalam percaturan ekonomi dan politik global. Semangat yang diusung Indonesia adalah semangat kolaborasi dan kooperasi. Jerry mengajak Uni Eropa untuk menerapkan hal yang sama sehingga kedua kawasan bisa tumbuh bersama dalam semangat inklusifitas.
"ASEAN dan Uni Eropa sama-sama punya potensi dan telah memainkan peran penting dalam konteks global. Karena itu, kita harus menjaga sinergi dan kolaborasi tersebut dengan saling memahami satu sama lain, " kata Wamendag.
Surplus perdagangan internasional Indonesia baru-baru ini mencapai rekor tertinggi, yaitu mencapai USD54, 5 miliar pada tahun 2022. Surplus itu salah satunya ditopang dari perdagangan dengan Uni Eropa. Meskipun demikian, rasio perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa belum mencapai level yang diharapkan.
Baca juga: Fintech Diminta Familiar dan Ramah dengan Pedagang Kecil
Menurut Jerry, kerja sama Indonesia dan Uni Eropa dapat terus diperluas dan ditingkatkan jika kedua pihak membangun hubungan yang setara dan saling memahami satu sama lain. Berpuluh tahun, Indonesia dan Uni Eropa saling bertukar produk perdagangan, kerja sama investasi dan kerja sama ekonomi yang lebih luas.
"Meskipun demikian, beberapa ketidaksepahaman perdagangan juga terjadi misalnya dalam kasus sengketa kelapa sawit dan nikel, dan beberapa ketidaksepahaman itu bisa diselesaikan jika Uni Eropa melihat masalah dari kedua sisi sehingga kepentingan masing-masing pihak bisa diakomodasi dengan baik," kata Wamendag dalam dialog public "Fostering Growth and Global Integration" dikutip, Rabu (19/4/2023).
Indonesia sebagai pemimpin ASEAN, tekan Wamendag, akan membawa kawasan ini menjadi kawasan yang makin penting dalam percaturan ekonomi dan politik global. Semangat yang diusung Indonesia adalah semangat kolaborasi dan kooperasi. Jerry mengajak Uni Eropa untuk menerapkan hal yang sama sehingga kedua kawasan bisa tumbuh bersama dalam semangat inklusifitas.
"ASEAN dan Uni Eropa sama-sama punya potensi dan telah memainkan peran penting dalam konteks global. Karena itu, kita harus menjaga sinergi dan kolaborasi tersebut dengan saling memahami satu sama lain, " kata Wamendag.
Surplus perdagangan internasional Indonesia baru-baru ini mencapai rekor tertinggi, yaitu mencapai USD54, 5 miliar pada tahun 2022. Surplus itu salah satunya ditopang dari perdagangan dengan Uni Eropa. Meskipun demikian, rasio perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa belum mencapai level yang diharapkan.
Lihat Juga :