57.971 Uang Palsu Dimusnahkan KPW BI Jabar

Rabu, 20 November 2019 - 14:30 WIB
57.971 Uang Palsu Dimusnahkan...
57.971 Uang Palsu Dimusnahkan KPW BI Jabar
A A A
BANDUNG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat (KPw BI Prov Jabar) dan Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) memusnahkan uang palsu sebanyak 57.971 lembar. Dari ribuan uang palsu itu, temuan terbanyak adalah pecahan 50.000 dan 100 ribu-an.

Kepala Kpw BI Prov Jabar Doni P Joewono mengatakan, temuan uang rupiah palsu yang dimusnahkan tahun ini 85% merupakan hasil temuan dari proses penyortiran uang kertas di KPW BI Prov Jabar, KPw BI Cirebon dan KPw BI Tasikmalaya. Sementara sisanya laporan kepolisian.

Rincian uang palsu tersebut adalah 24.711 lembar pecahan 100.000, 29.124 lembar pecahan 50.000, 2.562 lembar pecahan 20.000, 664 lembar pecahan 10.000, 905 lembar pecahan 5.000, dan lima lembar pecahan 2.000.

"Pemusnahan uang rupiah palsu ini merupakan langkah nyata untuk melindungi masyarakat dengan memastikan bahwa uang Rupiah palsu yang ditemukan tidak beredar kembali di masyarakat," kata Doni.

Praktek pemalsuan uang rupiah bukan hanya merugikan masyarakat, namun juga merendahkan kehormatan rupiah sebagai salah satu simbol Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelaksanaan pemusnahan temuan uang Rupiah palsu ini merupakan salah satu hasil nyata dari upaya Bank Indonesia dan Polda Jabar untuk mencegah dan memerangi.

Lebih lanjut Doni mengatakan, secara nasional, penemuan uang palsu tahun 2014 hingga Oktober 2019 terbesar berada di pulau Jawa yaitu 84,86%. Hal ini dikarenakan sebagian besar aktivitas perekonomian berada di pulau Jawa, termasuk penggunaan uang tunai untuk bertransaksi. Sementara itu, penemuan uang palsu di Provinsi Jabar adalah 12,17% dari penemuan uang palsu secara nasional.

"Rasio uang palsu untuk 1 juta lembar uang yang diedarkan cenderung menurun. Di mana 2014 sebanyak 8 lembar, 2015 sebanyak 11 lembar, 2016 sebanyak 10 lembar, 2017 sebanyak 9 lembar, 2018 sebanyak 8 lembar dan 2019 sebanyak 7 lembar. Kami targetnya 6 lembar uang palsu untuk 1 juta uang beredar," jelas dia.

Menurut dia, penurunan rasio ini terutama disebabkan adanya perbaikan kualitas unsur pengaman pada uang kertas yang diterbitkan pada Desember 2016, khususnya unsur pengaman yang bersifat anti fotocopy seperti latent image, multi colour latent image dan colour shifting. Selain itu dikarenakan dampak iklan 3D (yaitu Dilihat, Diraba, Diterawang) yang sudah semakin dikenal oleh masyarakat dalam mengidentifikasi keaslian uang Rupiah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Simak, Ini Cara Membedakan...
Simak, Ini Cara Membedakan Uang Rupiah Asli atau Palsu
Simak! Cara Membedakan...
Simak! Cara Membedakan Uang Rupiah Asli dan Palsu
Waspada Uang Palsu saat...
Waspada Uang Palsu saat Lebaran, BI Gandeng 14 Bank Salurkan Pecahan Uang Baru
Waspada, Peredaran Uang...
Waspada, Peredaran Uang Palsu Marak Jelang Lebaran
BI Bagi-bagi Tips agar...
BI Bagi-bagi Tips agar Masyarakat Terhindar dari Penipuan Uang Palsu
Stok Uang Kemerdekaan...
Stok Uang Kemerdekaan Masih Rp500 Miliar, 1 KTP Boleh Tukar 100 Lembar
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
2 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
2 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
2 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
3 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
3 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved