Peringatan Terbaru Soal Perlambatan Ekonomi Global

Minggu, 24 November 2019 - 05:14 WIB
Peringatan Terbaru Soal...
Peringatan Terbaru Soal Perlambatan Ekonomi Global
A A A
LONDON - Sebuah organisasi ekonomi internasional terkemuka telah memperingatkan bahwa risiko terhadap proyeksi ekonomi global telah meningkat. Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mengatakan dalam sebuah laporan terbaru mereka, bahwa ekonomi dunia diperkirakan bakal terus memburuk.

Seperti dilansir BBC, OECD memprediksi tahun depan perekonomian akan tumbuh 3,0% dengan peringatan bahwa risiko semakin tinggi. Dalam laporan tersebut diterangkan, hal itu akibat kurangnya arah kebijakan terhadap iklim investasi berbisnis.

Meski begitu, OECD tidak meramalkan bakal terjadi resesi keuangan. Ada desakan diterangkan kepada pemerintah untuk mengatasi tantangan, beberapa di antaranya memiliki konsekuensi jangka panjang dan lebih cepat. Perubahan iklim mungkin merupakan contoh yang paling mencolok.

OECD mengatakan peristiwa cuaca ekstrim menjadi salah satu uang dapat menyebabkan gangguan aktivitas ekonomi dan dapat menimbulkan kerusakan yang berkepanjangan pada modal dan aset. Mereka juga dapat menyebabkan gangguan terhadap laporan serta migrasi yang mengalir.

Kebijakan yang tidak tepat dapat meningkatkan dampaknya. Jelas ada tantangan jangka panjang bagi pemerintah dalam mengatasi masalah ini, tetapi OECD mengatakan bahwa dampaknya sudah ada pada investasi bisnis. Di banyak negara, investasi dan perdagangan terus melemah yang mempengaruhi kinerja ekonomi.

Dikatakan OECD, pemerintah harus bertindak cepat. "Tanpa arah yang jelas, standar dan peraturan, dan tanpa investasi publik yang diperlukan, pelaku bisnis akan menunda keputusan investasi, dengan konsekuensi terhadap pertumbuhan dan sektor tenaga kerja," kata OECD.

Pemerintah dinilainya gagal berinvestasi cukup banyak dalam proyek jangka panjang untuk meningkatkan infrastruktur, memajukan digitalisasi ekonomi atau melawan perubahan iklim perdagangan. Akhirnya OECD memutuskan untuk menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global pada tahun depan menjadi 2,9%.

Proyeksi tersebut turun jika dibandingkan dengan yang mereka sampaikan pada September lalu. Kepala Ekonom OECD Laurence Boone menyampaikan proyeksi tersebut menjadi yang terlemah sejak krisis keuangan global yang melanda dunia 2007-2008 lalu. Outlook Ekonomi OECD pada November 2019 juga memperkirakan pertumbuhan pada tahun ini dalam kisaran 2,9%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Pentingnya Investasi...
Pentingnya Investasi di Tengah Gejolak Ekonomi Global
Penuh Gejolak, Perry...
Penuh Gejolak, Perry Warjiyo Ramal Ekonomi Global 2023 Hanya Tumbuh 2,7%
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Global, BI Tahan Suku Bunga Acuan Tetap 4%
Tingkat Optimisme Melonjak,...
Tingkat Optimisme Melonjak, Indonesia Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Global
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved