Ketua Umum PPIJ Rachmat Gobel: Jepang Tertarik Ikut Garap LRT

Senin, 25 November 2019 - 09:40 WIB
Ketua Umum PPIJ Rachmat...
Ketua Umum PPIJ Rachmat Gobel: Jepang Tertarik Ikut Garap LRT
A A A
JAKARTA - Nilai perdagangan Indonesia-Jepang dari tahun ke tahun terus meningkat. Dari catatan Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang (PPIJ) nilai perdagangan ke negeri Sakura itu naik dari USD 29,08 miliar pada 2016 menjadi USD 33,04 miliar pada 2017 dan naik lagi menjadi USD37,44 miliar pada 2018.

Pertumbuhan itu antara lain didorong oleh peningkatan nilai ekspor nonmigas Indonesia ke pasar Jepang yaitu dari USD 13,21 miliar pada 2016 menjadi USD 14,69 miliar pada 2017 dan naik ke posisi USD 16,31 miliar pada 2018. “Tren positif ini diharapkan terus berlangsung dengan pertumbuhan yang lebih baik,” kata Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang (PPIJ) Rachmat Gobel dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, kemarin.

Rachmat yang juga Wakil Ketua DPR RI itu menegaskan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan mantan Perdana Menteri (PM) Jepang Yosuo Fukuda bersama petinggi perusahaan Jepang dalam acara Indonesia-Japan Friendship Night. Dia menambahkan, kedatangan Fukuda, memberi angin yang lebih positif terhadap peningkatan ekonomi dan investasi Jepang di Indonesia.

Ini antara lain terlihat dari hasil pembicaraan delegasi Fukuda dengan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Dalam pertemuan Fukuda dengan Wapres Ma’ruf Amin, dilakukan pembicaraan lanjutan pembangunan MRT tahap 2 dengan rute Thamrin-Ancol yang dijadwalkan mulai memasuki tahap lelang pada Februari 2020 mendatang. "Dalam kesempatan itu, Fukuda juga menawarkan keikutsertaan Jepang dalam pembangunan LRT jalur Cikarang-Tangerang, dan pembangunan jalan tol untuk mendukung pembangunan proyek pelabuhan Palimanan," paparnya.

Sementara dalam pertemuan dengan rombongan Fukuda di Istana Merdeka, kata Rachmat, Presiden Jokowi menjelaskan mengenai pembangunan blok Masela, dan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur. Presiden juga berharap, Jepang dapat berperan dalam pembangunan sejumlah infrastruktur di kawasan destinasi wisata yang tengah digalak seperti Danau Toba, Labuan Baju, Candi Borobudur dan Mandalika.

“Kita tentu perlu memberi apresiasi kepada delegasi yang dipimpin Fukuda ini karena merupakan delegasi luar negeri pertama yang diterima Presiden Jokowi. Ini sekaligus memberi harapan untuk peningkatan kerjasama ekonomi yang lebih baik lagi bagi kedua negara,” kata Rachmat.

Sampai saat ini, Jepang adalah investor kedua terbesar di Indonesia. Sepanjang 2016-2018 total investasi langsung dari berbagai perusahaan Jepang tercatat USD 15,35 miliar. Rachmat menegaskan, selain meningkatkan kerjasama perdagangan dan investasi, Indonesia juga perlu meningkatkan kerjasama dalam pengembangan sumber daya manusia yang kini menjadi salah satu program prioritas Presiden Jokowi.

Untuk itu, PPIJ telah menyampaikan kepada Fukuda yang juga Ketua Japan Indonesia Association (Japinda) untuk mendorong kerjasama dalam pengembangan sumber daya manusia ini. Dari hasil survey yang dilakukan setiap tahun oleh Japan Student Services Organization/JASSO terlihat bahwa, meski jumlah siswa Indonesia yang belajar di Jepang meningkat dua kali lipat dalam lima tahun terakhir yaitu mencapai 6.277 orang pada tahun 2018.

Namun, dibandingkan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 265 juta jiwa, persentase masih sangatlah kecil. Indonesia tertinggal dari Vietnam yang telah mengirimkan 72.345 orang siswanya pada tahun 2018, padahal total populasi Vietnam hanya 96 juta jiwa.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditargetkan Beroperasi...
Ditargetkan Beroperasi Desember 2022, Begini Progres LRT Jabodebek
LRT Jabodebek Uji Coba...
LRT Jabodebek Uji Coba Terbatas dengan Tarif Rp1 Mulai Besok
Begini Cara Menghitung...
Begini Cara Menghitung Tarif LRT Jabodebek, Mulai dari Rp5.000
LRT Jabodebek Kian Diminati,...
LRT Jabodebek Kian Diminati, Pengguna Cetak Rekor Tertinggi 129.692
Kritikus Transportasi...
Kritikus Transportasi Azas Tigor Nainggolan Jadi Komisaris LRT Jakarta
Simak 4 Perbedaan LRT...
Simak 4 Perbedaan LRT Jakarta dengan LRT Jabodebek
Berita Terkini
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
26 menit yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
43 menit yang lalu
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
1 jam yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
1 jam yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
2 jam yang lalu
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved