Perry Optimis Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga di 2020

Kamis, 28 November 2019 - 22:38 WIB
Perry Optimis Ekonomi...
Perry Optimis Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga di 2020
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, optimis perekonomian Indonesia tetap terjaga di tahun 2020, dengan momentum pertumbuhan yang terus berlanjut.

Ia mengkalkulasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 meningkat dalam kisaran 5,1%-5,5%. Inflasi tahun 2020 tetap terkendali sesuai sasaran 3,0%+1%. Defisit transaksi berjalan 2020 di dalam kisaran 2,5%-3% dari PDB, dimana surplus transaksi modal dan finansial tetap besar sehingga mendukung stabilitas eksternal.

"Dalam jangka menengah, prospek ekonomi Indonesia akan semakin baik. Transformasi ekonomi akan mendorong pertumbuhan lebih tinggi lagi, dengan defisit transaksi berjalan menurun dan inflasi rendah. Menuju Indonesia maju berpendapatan tinggi pada 2045," ujar Perry di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Dia pun melanjutkan, dalam kondisi perekonomian global yang belum kondusif, bauran kebijakan Bank Indonesia yang telah ditempuh pada 2019 akan semakin diperkuat pada 2020 mendatang, melalui 6 fokus area kebijakan yang akan ditempuh oleh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong momentum pertumbuhan.

Pertama, kebijakan moneter tetap akomodatif. Kedua, kebijakan makroprudensial yang akomodatif akan ditempuh untuk mendorong pembiayaan ekonomi. Ketiga, kebijakan sistem pembayaran difokuskan pada penguatan instrumen dan infrastruktur publik berbasis digital.

"Selain itu, sebagai dukungan BI dalam integrasi ekonomi dan keuangan digital secara nasional, Bank Indonesia juga mendiseminasikan arah kebijakan Sistem Pembayaran Indonesia ke depan melalui publikasi buku Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025: Menavigasi Sistem Pembayaran Nasional di Era Digital," katanya.

Keempat yakni kebijakan Pendalaman Pasar Uang diperkuat untuk mendukung efektivitas kebijakan moneter dan makroprudensial yang akomodatif. Kelima, Kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Syariah dan UMKM terus didorong agar menjadi sumber pertumbuhan baru ekonomi Indonesia.

Keenam, memperkuat sinergi dengan fokus pada sinergi kebijakan makroekonomi dan sistem keuangan untuk menjaga stabilitas, sinergi transformasi ekonomi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat struktur ekonomi, dan sinergi dalam inovasi digital untuk mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digital secara nasional.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Duh! BI Koreksi Lagi...
Duh! BI Koreksi Lagi Target Pertumbuhan Ekonomi RI
Bos BI Optimistis Ekonomi...
Bos BI Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,5% di 2022
Gubernur BI Pede Ekonomi...
Gubernur BI Pede Ekonomi RI Masih Bisa Tumbuh 5,3% Tahun Ini
Perry Warjiyo Optimis...
Perry Warjiyo Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2020 Capai 2,3%
Perry Warjiyo Lebih...
Perry Warjiyo Lebih Pede dari Pemerintah Soal Pertumbuhan Ekonomi RI di 2021
BI Proyeksi Ekonomi...
BI Proyeksi Ekonomi RI 2024 Mampu Tumbuh 5,5% Ditopang 2 Hal Ini
Berita Terkini
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
34 menit yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
10 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
10 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
11 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
12 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved