Perry Warjiyo Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2020 Capai 2,3%

Jum'at, 17 April 2020 - 16:38 WIB
loading...
Perry Warjiyo Optimis...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bencana wabah corona telah mengguncang perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Meski demikian, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini masih akan terjaga, dan tidak akan bergerak minus.

Perry mengkalkulasi perekonomian Indonesia tahun 2020 akan tumbuh 2,3%. Proyeksi ini berdasarkan pembahasan matang yang dilakukan bersama antara Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), terdiri atas Kementerian Keuangan, BI, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan.

"Berdasarkan hasil pembahasan tersebut, kita menyimpulkan kondisi saat ini mengarah pada skenario ekonomi berat. Tetapi bukan skenario sangat berat sehingga pertumbuhan ekonomi 2,3%, tidak minus 0,4%," terang Perry dalam press briefing virtual, Jumat (17/4/2020).

Menurutnya, pemerintah bersama BI akan terus mendorong kebijakan stimulus fiskal dan quantitative easing supaya lebih cepat menjaga pertumbuhan ekonomi agak tidak turun lebih curam.

"BI dan pemerintah akan terus memonitor kondisi saat ini dan akan melakukan asesmen kembali. Melihat dinamika ini, kami akan bertemu dan melakukan asesmen kembali," katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memproyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal I tahun 2020 akan mengalami penurunan. Namun proyeksinya masih cukup bagus yakni mencapai 4,5%. Proyeksi tersebut diakibatkan adanya pemulihan di tahun lalu serta konsumsi investasi ekspor yang masih bagus.

"Jadi Januari hingga Maret ada momentum pemulihan dari tahun 2019, sehingga kuartal I kita proyeksi (tumbuh) 4,5% dan 4,6%. Masih tinggi akibat konsumsi investasi ekspor yang menunjukkan ada kegiatan positif di Januari," katanya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Rekomendasi
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved