IHSG Ditutup Berbalik Menguat ke 6.011, Bursa Hong Kong Ambruk 2,03%

Jum'at, 29 November 2019 - 16:58 WIB
IHSG Ditutup Berbalik...
IHSG Ditutup Berbalik Menguat ke 6.011, Bursa Hong Kong Ambruk 2,03%
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Jumat (29/11/2019) ditutup berbalik menguat untuk melengkapi tren positif sepanjang hari ini usai sempat meninggalkan level 6.000. Hingga sesi sore, IHSG berakhir kembali ke level 6.011,83 dengan tambahan 58,77 poin atau 0,99%.

Sebelumnya pada sesi siang, IHSG sedikit membaik dengan tambahan 42,84 poin atau 0,72% menjadi 5.995,90 setelah pagi bertengger di 5.975,11 lewat peningkatan tipis 22,050 poin atau 0,37%. Sebelumnya Kamis kemarin, bursa saham Tanah Air ambruk -1,16% yang setara dengan -69,98 poin ke posisi 5.953,06.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,22 triliun dengan 10,89 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp219,81 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,75 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,53 triliun. Tercatat sebesar 233 saham menguat, 213 saham melemah dan 148 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp875 menjadi Rp15.225, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk. (MREI) bertambah Rp380 ke posisi Rp4.480 dan PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) meningkat Rp275 menjadi Rp8.800.

Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) turun Rp1.200 menjadi Rp13.800, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST) menyusut Rp125 ke posisi Rp6.525 serta PT Meta Epsi Tbk. (MTPS) berkurang Rp65 menjadi Rp1.005.

Di sisi lain pasar saham Asia terpantau lebih rendah, dimana bursa Hong Kong terkapar saat investor terus mengawasi perkembangan perdagangan AS-China menyusul eskalasi baru-baru ini atas ketegangan di Hong Kong. Indeks Hang Seng Hong Kong mengalami kerugian paling besar di antara pasar utama regional usai anjlok 2,03% untuk kemudian berakhir di level 26.346,49.

Pelemahan juga menimpa daratan China, dimana Komposit Shanghai turun 0,61% menjadi 2.871,98 dan komposit Shenzhen lebih 0,297% hingga bertengger di level 1.593,10. Pada tempat berbeda, indeks Nikkei Jepang tergelincir 0,49% menuju ke posisi 23.293,91 saat indeks Topix menyusut 0,51% ke level 1.699,36.

Indeks Kospi di Korea Selatan tidak terkecuali anjlok sangat dalam mencapai 1,45% hingga menyentuh level 2.087,96 mengiringi kejatuhan sahan produsen mobil, Hyundai Motor sebesar 2,42%. Bank of Korea mengumumkan keputusan untuk menjaga suku bunga acuan tetap stabil di 1,25%, sejalan dengan harapan ekonom.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
2 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
2 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
8 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
8 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
9 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved