Kenaikan Harga Rokok Ikut Sumbang Inflasi November

Senin, 02 Desember 2019 - 13:34 WIB
Kenaikan Harga Rokok...
Kenaikan Harga Rokok Ikut Sumbang Inflasi November
A A A
JAKARTA - Keputusan pemerintah yang menaikkan tarif cukai rokok dengan rata-rata sebesar 21% pada 1 Januari mendatang, ikut mengerek harga rokok dan berdampak terhadap angka inflasi November yang mencapai 0,14%.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, mengatakan kenaikan harga rokok kretek dan rokok filter turut menyumbang inflasi bulan November sebesar 0,01%. Bulan sebelumnya, Oktober, kenaikan harga rokok kretek dan rokok filter juga menyumbang inflasi 0,01%.

"Harga rokok telah menyumbang inflasi 0,01%. Pedagang sudah mengantisipasi kenaikan (tarif cukai) pada Januari depan, dengan menaikkan harga tetapi bertahap," ujar Suhariyanto di Gedung Pusat BPS, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Menurut dia, langkah pedagang yang mulai menaikkan harga rokok secara bertahap agar pelanggan rokok tidak kaget ketika cukai rokok dinaikkan pada 1 Januari 2020 mendatang.

Kecuk panggilan akrab Suhariyantio, menjelaskan selama periode Oktober dan November, harga rokok mengalami kenaikan sebesar 0,70%. Kenaikan tertinggi tejadi di Sibolga Sumatra Utara, disusul beberapa kota lainnya seperti Tegal Jawa Tengah, Madiun Jawa Timur hingga Pontianak Kalimantan Barat.

"Berdasarkan pemantauan kita, harga rokok kretek filter naik 0,70%. Naiknya pelan-pelan. Ini terjadi kenaikan di 50 kota. Kenaikan tertinggi di Sibolga. Kemudian di beberapa kota seperti Tegal, Madiun, Pontianak naik 2%," jelasnya.

Secara keseluruhan, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau mengalami inflasi 0,25%. Kelompok ini memegang andil atau berkontribusi terhadap inflasi November sebesar 0,04%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Beras dan Rokok Jadi...
Beras dan Rokok Jadi Penyumbang Besar Inflasi Tahunan Agustus 2024
Usai Deflasi Beruntun,...
Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07%
Inflasi September 2025...
Inflasi September 2025 Capai 0,21%, Berikut Komoditas Pendorongnya
BPS Catat Inflasi 0,28...
BPS Catat Inflasi 0,28 Persen pada November 2020
BPS: Deflasi Juni Cetak...
BPS: Deflasi Juni Cetak Rekor Tertinggi Perdana di 2021
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
30 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
52 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
3 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved