BI: Rasio Infrastruktur terhadap PDB Indonesia Masih Rendah

Senin, 02 Desember 2019 - 17:27 WIB
BI: Rasio Infrastruktur...
BI: Rasio Infrastruktur terhadap PDB Indonesia Masih Rendah
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan pentingnya dukungan semua pihak dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Tanah Air. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyampaikan bahwa perkembangan infrastruktur adalah kunci untuk pembangunan berkelanjutan di negara-negara berkembang, khususnya Indonesia.

"Sayangnya, rasio infrastruktur kita terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih tergolong rendah, yaitu 43% dibandingkan negara-negara maju lainnya yang bisa mencapai hingga 70% terhadap PDB," ujar Destry dalam seminar internasional bertema “The Pivotal Role of Infrastructure Financing to Advance Sustainable Growth” di Jakarta, Senin (2/12/2019). Sementara itu, lanjut dia, rasio biaya logistik terhadap PDB mencapai 24%, lebih tinggi dibanding kawasan.

Destry melanjutkan, konektivitas antar pusat ekonomi regional, kawasan industri maupun pariwisata, masih belum terintegrasikan secara maksimal. Oleh karena itu, kedepannya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasionak (RPJMN) 2020-2024, agenda pembangunan infrastruktur dirancang lebih ambisius dengan berfokus pada interkonektivitas dan peningkatan fasilitas dasar seperti penyediaan air bersih dan sanitasi.

"Sejauh ini, kita sudah melihat selesainya proyek-proyek infrastruktur yang ambisius. Di akhir 2018, Indonesia memiliki 11 bandara baru, 735 km jalur kereta api baru, 3.432 km jalan baru, 1.180 km tol, 2.614 mega watt pembangkit listrik, serta Palapa Ring yang membentang di wilayah timur, barat, dan pusat Indonesia," terang Destry.

Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan merupakan salah satu agenda prioritas penting yang tercantum dalam 5 visi baru pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Indonesia maju. Selain infrastruktur, prioritas lainnya dalah pengembangan sumber daya manusia (SDM), iklim investasi yang lebih baik, reformasi birokratis, dan transformasi ekonomi.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tingkatkan PDB, Ganjar...
Tingkatkan PDB, Ganjar Diyakini Mampu Perkuat Infrastruktur Kebudayaan
Bank Indonesia Optimistis...
Bank Indonesia Optimistis Neraca Pembayaran Surplus di 2022
Di Tengah Tekanan Global,...
Di Tengah Tekanan Global, Inflasi Indonesia Relatif Terkendali
Dari Warung Kelontong...
Dari Warung Kelontong hingga Konglomerasi, Perusahaan Keluarga Sumbang 80% ke PDB Indonesia
Wall Street Dibuka Menguat,...
Wall Street Dibuka Menguat, Imbas PDB AS Rebound 2,6%
Duh! Bank Dunia Ramal...
Duh! Bank Dunia Ramal Utang Indonesia 'Lompat' Jadi 43% PDB di 2022
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
42 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
50 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
4 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved